Home / Hukrim / Spesialis Pencuri “Harta” Rumah Ibadah Diringkus: Masjid Darul Fakhur Jadi Saksi Aksi Terakhir AKA

Spesialis Pencuri “Harta” Rumah Ibadah Diringkus: Masjid Darul Fakhur Jadi Saksi Aksi Terakhir AKA

LCN – Mataram, – Kesucian masjid tak menyurutkan niat jahat pria berinisial AKA (25). Pemuda asal Lombok Timur ini harus mengakhiri petualangan kriminalnya dibalik jeruji besi setelah Tim Resmob Polresta Mataram Polda NTB, menyergapnya Senin dini hari (19/01/2026).

Bukan sekadar pencurian biasa, AKA diketahui sebagai “predator inventaris masjid” yang telah beraksi dibanyak lokasi.

​Kasat Reskrim Polresta Mataram Polda NTB, AKP I Made Dharma YP, menyampaikan Aksi terakhirnya terekam di Masjid Darul Fakhur, Kelurahan Kebun Sari, Ampenan. Pada 16 Januari lalu, tepat saat suasana sedang sunyi sekitar pukul 05.00 WITA, AKA masuk dan menggasak barang-barang yang sangat dibutuhkan jamaah, dua unit kipas angin dan satu kursi lipat.

“Terduga masuk saat situasi dianggap aman dan mengambil barang inventaris yang ada didalam masjid,” ungkap AKP I Made Dharma YP.

​Penyelidikan polisi mengungkap fakta yang lebih mengejutkan. Darul Fakhur ternyata hanyalah satu dari sekian daftar “target” AKA. Kepada penyidik, ia mengakui rekam jejak hitamnya yang meliputi,
​Penjarahan Speaker dan Kipas Angin. Dilakukan dibeberapa masjid berbeda diwilayah Mataram,”papar Dharma.

Pencurian di Pemukiman: Satu unit sepeda dayung dikompleks perumahan warga juga turut digasak. ​

AKA tidak bisa mengelak. Ia dijerat dengan Pasal 477 Undang – Undang Nomor 1 Tahun 2023 (KUHP Nasional). Penggunaan pasal dalam kitab undang-undang terbaru ini menunjukkan keseriusan kepolisian dalam menindak tindak pidana pencurian dengan pemberatan.

“Saat ini terduga masih menjalani pemeriksaan intensif. Kami juga sudah mengamankan seluruh barang bukti hasil curiannya,” tegas Dharma.

​Peringatan Bagi Pengurus Masjid
​Kasus ini menjadi alarm keras bagi para pengurus tempat ibadah di Mataram. Polresta Mataram mengimbau agar keamanan fasilitas umum dan rumah ibadah ditingkatkan, mengingat barang-barang inventaris seperti speaker dan kipas angin kini menjadi sasaran empuk para pencuri spesialis,”ujarnya.

(Orik / 002)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *