Home / Berita TNI / Tingkatkan Kemampuan Bela Diri Prajurit, Kodim 1620/Loteng Gelar Uji Kenaikan Tingkat Pencak Silat Militer

Tingkatkan Kemampuan Bela Diri Prajurit, Kodim 1620/Loteng Gelar Uji Kenaikan Tingkat Pencak Silat Militer

LCN – Lombok Tengah – NTB, Dalam upaya memperkuat profesionalisme dan kesiapsiagaan fisik personel, Kodim 1620/Lombok Tengah menggelar kegiatan Uji Kenaikan Tingkat (UKT) Pencak Silat Militer (PSM), yang diikuti oleh seluruh prajurit, berlangsung di Lapangan Apel Makodim, Kamis (12/02/2026).

Dandim 1620/Lombok Tengah, Letkol Arm Karimmuddin Rangkuti mengatakan bahwa, bela diri merupakan kemampuan fundamental yang wajib dikuasai oleh setiap prajurit TNI AD. Menurutnya, Pencak Silat Militer bukan sekadar olahraga, melainkan sarana untuk membentuk mentalitas petarung dan disiplin tinggi.

“Uji kenaikan tingkat dari sabuk putih ke kuning ini adalah parameter untuk mengukur sejauh mana penguasaan teknik bela diri para prajurit. Di lapangan, tantangan tugas semakin kompleks, sehingga ketangkasan fisik dan kemahiran bela diri menjadi aspek krusial dalam perlindungan diri maupun masyarakat,”ujar Dandim.

Materi pengujian dalam kegiatan ini meliputi beberapa aspek penting, diantaranya, ketahanan fisik, pengujian stamina dan kekuatan dasar, gerakan dasar penguasaan kuda-kuda, pukulan, dan tendangan, teknik Kuncian dan kemampuan melumpuhkan lawan tanpa senjata, seni jurus yang menampilkan keindahan dan ketepatan transisi antar gerakan.

Selain itu, tim penguji dari Jasmani Militer Jasrem 162/WB menekankan pada aspek ketepatan teknik dan power (kekuatan) dalam setiap gerakan. Prajurit yang dinyatakan lulus berhak menyandang tingkatan sabuk yang lebih tinggi sebagai simbol peningkatan kompetensi.

“Selain sebagai kemampuan tempur, kegiatan ini juga bertujuan melestarikan warisan budaya bangsa Indonesia melalui olahraga Pencak Silat yang telah dimodifikasi untuk kebutuhan taktis militer,”terang Dandim.

Kegiatan UKT Pencak Silat Militer wajib dikuasi oleh seluruh prajurit sebagai bagian dari pertahanan diri dalam menghadapi situasi yang membutuhkan kecepatan gerakan dalam melumpuhkan musuh tanpa senjata.

“Kami berharap melalui latihan yang rutin dan terukur, diharapkan prajurit Kodim 1620/Loteng selalu siap digerakkan dalam situasi apa pun dengan kepercayaan diri yang maksimal,”tandasnya.

 

 

(Orik / 002)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *