LCN – Mataram, – Ditengah memanasnya suhu geopolitik dikawasan Timur Tengah, jajaran Polresta Mataram mengambil langkah proaktif guna memastikan stabilitas diwilayah jantung ibu kota NTB tetap kondusif.
Kapolresta Mataram Polda NTB, Kombes Pol. Hendro Purwoko, dalam apel pagi Senin (20/04/2026), memberikan instruksi khusus kepada seluruh personelnya untuk meningkatkan kepekaan dan deteksi dini terhadap potensi gejolak yang mungkin timbul akibat dinamika global tersebut.
Bukan sekadar apel rutin, arahan kali ini menekankan bahwa keamanan lokal tidak terlepas dari pengaruh situasi dunia. Kapolresta meminta seluruh jajaran, mulai dari Satuan Reserse hingga Kapolsek, untuk tidak lengah.
“Setiap personel harus memiliki tanggung jawab dan menunjukkan kerja nyata. Tingkatkan pemantauan ditengah masyarakat, antisipasi setiap potensi gejolak yang dapat muncul akibat perkembangan situasi global, “tegas Hendro dihadapan seluruh perwira dan bintara.
Hendro menekankan profesionalisme Polri diuji melalui tiga aspek utama, komitmen, konsistensi, dan kedisiplinan. Ia menginstruksikan agar patroli dan “sambang wilayah” bukan lagi sekadar formalitas, melainkan kehadiran nyata yang dirasakan masyarakat.
Beberapa poin instruksi tajam yang disampaikan antara lain, yakni
Patroli Aktif, Personel piket diwajibkan lebih masif menyisir wilayah rawan. Deteksi Dini. Mengidentifikasi percikan konflik sekecil apa pun sebelum berkembang menjadi gangguan kamtibmas.
Evaluasi Total, Setiap tugas yang dijalankan harus segera dievaluasi untuk memastikan kesiapsiagaan 24 jam. Menjaga “Wajah” Mataram
Sebagai pusat kegiatan ekonomi dan pemerintahan di NTB, keamanan Mataram menjadi barometer bagi wilayah lainnya. Dengan penguatan disiplin internal ini, Polresta Mataram berkomitmen memberikan jaminan rasa aman bagi warga ditengah ketidakpastian situasi internasional.
“Saya harapkan seluruh personel terus meningkatkan kehadiran ditengah masyarakat. Keberhasilan kita ditentukan oleh kerja nyata dilapangan,”pungkasnya.
(Orik / 002)








