Home / Berita TNI / Respons Cepat Brigif TP 31/PS Amankan Ratusan Balok Kayu Diduga Illegal Logging, Warga Pekat Beri Apresiasi

Respons Cepat Brigif TP 31/PS Amankan Ratusan Balok Kayu Diduga Illegal Logging, Warga Pekat Beri Apresiasi

LCN – Pekat, – NTB, Masyarakat Kecamatan Pekat, khususnya warga Desa Serinomo, menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah berani memberikan informasi terkait keberadaan ratusan balok kayu yang diduga berasal dari aktivitas penebangan liar dikawasan Hutan Tambora, Sabtu 04/07/2026.

Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan cepat oleh Batih Intel Brigif TP 31/PS bersama Anggota,Provos, Babinsa unsur terkait hingga berhasil menemukan dan mengamankan Ratusn tumpukan balok kayu yang disembunyikan dibelakang kebun tebu.

Selanjutnya, hasil temuan tersebut langsung dilaporkan kepada Kepala Resort Pekat BKPH WILAYAH VI RT 53 Kecamatan Pekat Kabupaten Dompu sebagai pihak yang berwenang menangani pengamanan kawasan hutan. Seluruh barang bukti kemudian diserah terimakan kepada pihak Resort Pekat BKPH WILYAH VI RTK 53 untuk diamankan dan diproses lebih lanjut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku

Langkah cepat tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat karena dinilai sebagai bentuk keseriusan aparat dalam menjaga kelestarian Hutan Tambora dari ancaman pembalakan liar.

Warga Desa Serinomo mengaku sejak kehadiran Brigif TP 31/PS di wilayah Kecamatan Pekat, mereka mulai merasakan adanya perubahan yang nyata dalam upaya pemberantasan illegal logging. Setiap informasi yang disampaikan masyarakat, sekecil apa pun, langsung mendapat respons cepat dari prajurit dilapangan sehingga menumbuhkan rasa percaya dan semangat masyarakat untuk ikut menjaga hutan.

Sebelumnya, masyarakat mengaku merasa khawatir dan bingung kepada siapa harus melapor ketika melihat aktivitas penebangan liar yang terus terjadi dikawasan Hutan Tambora. Kini, harapan yang sempat memudar mulai kembali tumbuh karena adanya sinergi antara masyarakat, TNI, dan instansi kehutanan dalam melindungi kawasan hutan.

Temuan ratusan balok kayu ini disebut sebagai salah satu penemuan terbesar yang berhasil diungkap berkat kerja sama antara masyarakat dan aparat. Warga berharap proses hukum dapat berjalan secara transparan sehingga memberikan efek jera kepada para pelaku.

Warga juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas yang merusak kelestarian hutan.

Sinergi antara masyarakat, TNI, dan pihak kehutanan diharapkan mampu menjaga kelestarian Hutan Tambora sebagai aset alam yang memiliki nilai ekologis, ekonomi, dan sosial bagi generasi sekarang maupun yang akan datang,”pungkasnya.

 

(Orik // 002)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *