LCN – Mataram, Sekretaris Daerah NTB, Abdul Chair berharap penyusunan APBD Tahun 2027 haruslah transparan, efisiensi dan bertanggung jawab. Harapan tersebut disampaikan Sekda NTB, saat menghadiri acara tentang Penyusunan Rancangan APBD TA 2027 di Ruang Rapat Sangkareang Kantor Gubernur NTB. Selasa, (18/08/2026)
Sekda menjelaskan, transparan merupakan hal yang wajib agar alokasi dana publik tepat sasaran mencegah praktik korupsi. Membuka ruang bagi masyarakat untuk ikut mengawasi dan mengevaluasi perencana pembandingan didaerah.
“APBD Tahun 2027 harus transparan, ruang bagi untuk mengawasi dan mengevaluasi,”ujar Sekda NTB
Sedangkan pada Prinsip efisiensi, lanjut Sekda, menuntut pemerintah daerah untuk memprioritaskan kebutuhan nyata ketimbang keinginan, menekan biaya birokrasi yang kurang produktif, serta menyelaraskan alokasi dana dengan kemampuan riil keuangan daerah
“Bagian efisien haruslah ada, agar setiap rupiah dari uang publik menghasilkan manfaat optimal bagi masyarakat kita,”tegasnya
Lebih lanjut ia mengarahkan agar transparan dan efisien sejalan dengan bertanggung jawab agar berorientasi pada kemakmuran masyarakat. Hal ini diatur berdasarkan prinsip pengelolaan keuangan daerah yang efektif, efisien, serta taat pada hukum yang berlaku.
“Prinsip dasar dari bertanggung jawab adalah menjaga amanah publik, mencegah penyelewengan dan kinerja yang efektif,”tutupnya mengakhiri arahan.
(Orik / 002)







