Home / Daerah / Lombok Timur Disuntik Rp200 Miliar: Bupati Haerul Warisin Kunci Strategi Pangan Nasional dan Gemerlap Infrastruktur

Lombok Timur Disuntik Rp200 Miliar: Bupati Haerul Warisin Kunci Strategi Pangan Nasional dan Gemerlap Infrastruktur

LCN – Lombok Timur, — NTB, Kabupaten Lombok Timur tidak main-main dalam mengunci posisinya sebagai lumbung pangan nasional sekaligus motor penggerak ekonomi daerah. Dihadapan ratusan warga dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Hubbul Wathan, Kalijaga Baru, Senin (07/09/2026),

Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin melempar sinyal kuat terkait arah kebijakan strategis daerah, pasokan pangan dijaga ketat, sementara infrastruktur siap dirombak total.

Langkah konkret yang paling menyedot perhatian adalah komitmen Pemkab Lombok Timur yang memplot anggaran raksasa sekitar Rp200 miliar pada tahun 2027 khusus untuk modernisasi dan perbaikan jalan. Tak hanya itu, daerah ini akan “diterangi” secara masif lewat pemasangan penerangan jalan umum (PJU) di 8.000 titik lokasi.

Disektor pertani-an, Bupati menegaskan predikat Lombok Timur sebagai penyangga pangan nasional, penghasil beras, jagung, daging, hingga sayur-mayur, harus berbanding lurus dengan kesejahteraan petaninya.

Dua poin kritis yang ditegaskan Bupati, yakni Jaminan Pasokan Pupuk. Pemkab memastikan distribusi pupuk bersubsidi tepat sasaran bagi mayoritas petani yang lahannya memenuhi syarat.

Petani diminta tegas membendung permainan harga. Jika menemukan oknum, pembeli yang memborong hasil panen dibawah standar harga ketentuan, warga diimbau segera melapor ke pihak berwenang.

Menjawab keluhan warga terkait akses transportasi, Bupati memastikan pembangunan dan pengaspalan jalan diwilayah Kalijaga masuk dalam daftar prioritas yang pasti dieksekusi. Pj Kepala Desa bahkan langsung diinstruksikan untuk mendata titik-titik krusial yang membutuhkan pengaspalan serta penerangan.

“Untuk pembangunan jalan diwilayah Kalijaga pasti akan dikerjakan. Masyarakat harap bersabar,”tegas H. Haerul Warisin.

Bupati mengingatkan seluruh percepatan fasilitas publik ini berakar dari kedisiplinan warga dalam membayar pajak daerah. Selain itu, transparansi tata kelola sosial juga diperkuat lewat peran BAZNAS Lombok Timur yang terus mengoptimalkan dana zakat para muzaki untuk menyantuni anak-anak yatim piatu dan warga miskin secara tepat sasaran,”pungkasnya.

 

(Orik / 002)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *