Home / Daerah / Sumpah Ikrar Kebangsaan di Lombok Timur: Pancasila Bukan Sekadar Dihafal, Tapi Benteng Terakhir NKRI

Sumpah Ikrar Kebangsaan di Lombok Timur: Pancasila Bukan Sekadar Dihafal, Tapi Benteng Terakhir NKRI

LCN – Lombok Timur, — NTB, Halaman Kantor Bupati Lombok Timur menjadi saksi bisu pembacaan ikrar kebangsaan yang menggema kuat dalam Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tingkat Kabupaten Lombok Timur Tahun 2026, Kamis (01/10/2026).

Momentum ini tak hanya menjadi ritual tahunan, melainkan panggung penegasan bahwa Pancasila adalah sumber kekuatan utama penghalau segala bentuk ancaman pemecah belah bangsa.

Dipimpin langsung Wakil Bupati Lombok Timur H. Muhammad Edwin Hadiwijaya selaku Inspektur Upacara, prosesi berlangsung penuh ketakziman. Pekik pembacaan teks Pancasila oleh Inspektur Upacara yang diikuti secara serentak oleh ratusan peserta membakar kembali semangat nasionalisme di bumi Patuh Karya.

Suasana semakin khidmat saat Ketua DPRD Lombok Timur M. Yusri membacakan Pembukaan UUD 1945, disusul pembacaan Naskah Ikrar Hari Kesaktian Pancasila oleh Wakil Ketua DPRD Lombok Timur M. Waes Al Qarni.

Ikrar sakral tersebut menyengat kesadaran publik melalui empat pilar pembangun benteng ideologi,

Kesadaran Sejarah. Mengakui secara jujur sejak Proklamasi 17 Agustus 1945, kedaulatan NKRI tak pernah sepi dari rongrongan pihak yang ingin mengganti ideologi negara.

Peringatan keras celah ancaman kerap terbuka akibat kelengahan dan alpa dalam menjaga nilai-nilai Pancasila.

Kebersamaan Menjadikan nilai luhur Pancasila sebagai jangkar perekat persatuan di tengah keberagaman masyarakat.

Kebulatan tekad tanpa kompromi untuk memperjuangkan, mempertahankan, dan mengamalkan Pancasila demi keutuhan NKRI.

Di hadapan Tuhan Yang Maha Esa, seluruh elemen daerah yang hadir membulatkan ikrar untuk menjadikan Pancasila sebagai kompas moral—terutama dalam menegakkan keadilan, memperjuangkan kebenaran dan memperkokoh kebersamaan di daerah,”pungkasnya.

Agenda strategis ini turut dihadiri jajaran Forkopimda Lombok Timur, Ketua GOW, Ketua DWP, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), hingga jajaran ASN di lingkungan Pemkab Lombok Timur.

 

(Orik / 002)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *