Home / Daerah / Bupati Haerul Warisin Beli Tanah Pribadi untuk Wakaf Ponpes YANWI NW, Pemkab Gelontorkan Rp50 Juta

Bupati Haerul Warisin Beli Tanah Pribadi untuk Wakaf Ponpes YANWI NW, Pemkab Gelontorkan Rp50 Juta

LCN – Lombok Timur, — NTB, Pembangunan di Kabupaten Lombok Timur tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga memperkuat benteng moral melalui lembaga pendidikan Islam. Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, saat menghadiri Haflah Milad ke-5 Yayasan Pondok Pesantren Al Wadiyah (YANWI) NW Kebon Erat, Kelayu Utara, Kecamatan Selong, Ahad (01/11/2026).

Di hadapan ratusan santri, tokoh agama dan masyarakat, Bupati Haerul Warisin menunjukkan aksi nyata dalam mendukung kemajuan pendidikan di daerahnya.

Selain menyerahkan bantuan hibah dari Pemkab Lombok Timur sebesar Rp 50 juta, ia secara pribadi membeli tanah seluas 2 are untuk diwakafkan langsung demi perluasan kawasan pondok pesantren.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan Pemkab Lombok Timur saat ini sedang tancap gas menata infrastruktur perdesaan, khususnya perbaikan irigasi dan jalan. Langkah ini dinilai vital mengingat Lombok Timur merupakan daerah penyangga pangan utama di Nusa Tenggara Barat (NTB) yang harus menjaga keandalan pengairan demi memuluskan produksi pertanian.

Namun, menurutnya, pembangunan fisik harus berjalan seimbang dengan pembangunan sumber daya manusia berbasis akhlak.

“Pemerintah Daerah sangat terbantu oleh keberadaan yayasan pondok pesantren seperti YANWI NW. Kehadiran ponpes ini menjadi solusi nyata bagi anak-anak yang sebelumnya kekurangan akses bersekolah, sehingga mereka tetap bisa menimba ilmu umum sekaligus memperdalam ilmu agama demi membentuk adab dan akhlak Rabbani,”ujar Bupati Haerul Warisin.

Dukungan terhadap keberadaan YANWI NW juga mengalir dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi NTB. Wakil Ketua IV BAZNAS NTB, H. Ahmad Rusli, mengapresiasi konsistensi YANWI NW yang dalam kurun waktu lima tahun mampu berdiri kokoh melayani masyarakat.

“Merintis lembaga pendidikan dari bawah itu tidak mudah. Para orang tua yang menitipkan anaknya di sini adalah orang-orang beruntung. Kita berharap YANWI NW terus berkembang dan kelak melahirkan ulama-ulama besar yang disegani di seluruh wilayah NTB,”kata Ahmad Rusli.

Pada momentum perayaan milad bertema “Menguatkan Pendidikan Islami Menuju Generasi Qurani yang Berakhlak Rabbani” tersebut, BAZNAS NTB turut menyerahkan bantuan dana stimulan sebesar Rp5 juta untuk menunjang kegiatan operasional pesantren.

Sinergi kuat antara pemerintah daerah, BAZNAS, dan dukungan penuh warga sekitar menjadi modal utama YANWI NW Kebon Erat untuk terus mencetak generasi muda berdaya saing tinggi dan berakhlakul karimah di Bumi Patuh Karya,”tandasnya.

 

(Orik / 002)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *