Home / Berita TNI / Akses Dua Desa Terbuka Lewat Jembatan Garuda

Akses Dua Desa Terbuka Lewat Jembatan Garuda

LCN – Lombok Barat, – NTB, Semangat kebersamaan terasa kuat di tengah aktivitas pembangunan pondasi perintis Jembatan Garuda yang mulai dikerjakan oleh Komando Distrik Militer (Kodim) 1606/Mataram diwilayah Kokok Babak, Dusun Perampuan, Desa Karang Bongkot, Kecamatan Labuapi, Lombok Barat, Minggu (05/04/2026).

Pembangunan ini menjadi langkah awal dalam mewujudkan akses penghubung antara Desa Karang Bongkot dan Desa Suka Makmur yang selama ini masih terbatas. Kehadiran jembatan tersebut diharapkan mampu membuka isolasi wilayah sekaligus memperlancar mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Dibalik deru alat kerja dan kesibukan pengukuran, tampak kehangatan kebersamaan antara personel TNI dan masyarakat setempat. Mereka bergotong royong menyiapkan lokasi hingga melakukan pengukuran titik pondasi secara teliti. Setiap tahap pekerjaan dilakukan dengan penuh kehati-hatian demi memastikan kualitas konstruksi sesuai perencanaan.

Pengawas harian kegiatan, Peltu Selamet Basuki, menjelaskan bahwa pengerjaan dimulai dari tahap dasar yang sangat menentukan kekuatan jembatan ke depan. Ia menegaskan bahwa proses awal ini menjadi fondasi penting bagi kelancaran pembangunan selanjutnya.

“Pekerjaan diawali dengan penyiapan lokasi dan pengukuran titik pondasi agar semua berjalan sesuai rencana. Kami juga mengutamakan keamanan dan ketelitian dilapangan,”ujarnya.

Lebih dari sekadar pembangunan fisik, kegiatan ini mencerminkan sinergi nyata antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat. Warga setempat turut ambil bagian dalam proses gotong royong, menunjukkan harapan besar terhadap manfaat jembatan tersebut.

Menurut Peltu Selamet, kehadiran Jembatan Garuda nantinya tidak hanya mempermudah akses antar desa, tetapi juga menjadi penggerak roda perekonomian masyarakat. Distribusi hasil pertanian, akses pendidikan, hingga pelayanan kesehatan diyakini akan semakin mudah dijangkau.

“Harapan kami, pembangunan ini berjalan lancar dan selesai tepat waktu. Jembatan ini nantinya menjadi milik bersama yang memberi manfaat luas bagi masyarakat,”pungkasnya.

Dengan dimulainya pembangunan pondasi ini, optimisme masyarakat pun semakin tumbuh. Jembatan Garuda bukan hanya penghubung fisik, tetapi juga simbol harapan akan kemajuan dan kesejahteraan yang lebih merata diwilayah Lombok Barat,”tandasnya.

 

(Orik / 002)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *