Timcyber– Kotawaringin Timur- Guna Mendukung swasembada pangan nasional, Babinsa Kodim 1015/Sampit turun langsung ke sawah warga di wilayah binaan melaksanakan serapan gabah (Sergab) petani,Rabu(02/04)
Pembelian gabah kali ini dilakukan melalui mitra Bulog yang nantinya pembelian gabah kering panen (GKP) dari petani akan disetor ke gudang Bulog, Babinsa jajaran Kodim 1015/Sampit salah satunya Serka Iskandar beserta anggota poktan mendampingi petani yang ada di wilayah dan langsung menghimbau para petani agar menjual gabah ke bulog .
Kegiatan ini dilakukan untuk mensejahterahkan petani dengan harga gabah sesui HPP yang ditentukan langsung dari Kementan RI, yakni sebesar 6500 rupiah tiap kilogramnya yang dibayar secara tunai.
Dengan adanya sosialisasi dari petugas Bulog dan juga Babinsa di wilayah akhirnya para petani mau menjual padinya ke Bulog dengan HPP ( harga pembelian pemerintah ) Rp. 6500/kg yang nantinya gabah yang diserap tersebut untuk mencukupi stok pangan nasional”.
Komandan Kodim 1015 /Sampit Letkol Inf Muhammad Tandri Subrata,S.A.P.M.Han Menyampaikan tujuan dari Sergapan Gabah atau sering kita dengar dengan istilah Sergab merupakan langkah nyata dalam menjaga stabilitas harga gabah dan memastikan hasil panen petani terserap dengan baik, sehingga mereka tidak mengalami kerugian akibat fluktuasi harga pasar.
Selain itu agar nantinya hasil dari pelaksanaan ini pula pemerintah tidak akan melakukan Impor beras dari luar negeri, karena dengan pengelolaan petani sendiri kebutuhan pangan nasional dapat tercukupi.
Komandan Kodim 1015/Sampit Letkol Inf Muhammad Tandri Subrata,S.A.P M.Han Juga menghimbau ke seluruh Rekan Babinsa baik di wilayah kabupaten kotim dan kabupaten seruyan, terjun langsung ke lapangan dengan jalan koordinasi dan menggugah hati para petani untuk menjual gabah ke bulog dan juga menghimbau khususnya tengkulak yang ada di wilayah untuk membeli gabah petani dengan menyesuaikan HPP dari pemerintah yaitu 6500 rupiah per kilogram nya, serta menghimbau untuk menjual gabahnya ke Bulog.
“Babinsa wajib turun langsung ke wilayah untuk mendata sawah petani yang akan panen, dalam pelaksanaanya Babinsa harus selalu berkordinasi setiap waktu, ” pungkas Babinsa
( R— LCN )