Home / Berita TNI / Babinsa Koramil 0819/Tutur Turun Langsung Cek Kondisi Petani Kentang

Babinsa Koramil 0819/Tutur Turun Langsung Cek Kondisi Petani Kentang

LCN – Pasuruan, Memasuki musim kemarau, sejumlah petani kentang diwilayah Desa Ngadirejo, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, mulai menghadapi berbagai kendala dalam menjaga produktivitas pertanian. Kondisi tersebut menjadi perhatian Babinsa Desa Ngadirejo, Sertu Suyanto, Koramil 0819/24 Tutur, saat melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama petani kentang, Selasa (25/08/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Sertu Suyanto berdialog langsung dengan Sukari, salah satu petani kentang, untuk mengetahui kondisi pertanian sekaligus menyerap berbagai aspirasi dan kendala yang dihadapi petani diwilayah binaannya.

Sukari menyampaikan bahwa kemarau panjang berdampak terhadap ketersediaan air untuk kebutuhan penyiraman tanaman. Berkurangnya sumber air membuat petani harus lebih cermat dalam mengatur kebutuhan pengairan agar tanaman kentang tetap dapat tumbuh dengan baik.

Selain persoalan air, petani juga menghadapi ancaman serangan hama trips yang berpotensi mengganggu pertumbuhan tanaman dan menurunkan kualitas hasil panen. Kondisi tersebut semakin menjadi tantangan karena harga pupuk serta obat-obatan pertanian yang terus meningkat, sehingga biaya produksi yang harus ditanggung petani turut bertambah.

Sertu Suyanto mengatakan, Komsos menjadi salah satu sarana penting bagi Babinsa untuk mengetahui secara langsung kondisi masyarakat, termasuk perkembangan sektor pertanian diwilayah binaan.

“Dengan komunikasi secara langsung, kita dapat mengetahui kendala yang dihadapi para petani dan bersama-sama mencari solusi yang dapat dilakukan sesuai dengan kondisi dilapangan,”ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya akan terus menjalin komunikasi dengan para petani serta berkoordinasi dengan pihak terkait apabila ditemukan persoalan yang membutuhkan penanganan lebih lanjut. Menurutnya, pendampingan dan komunikasi yang berkelanjutan diharapkan dapat membantu petani menghadapi berbagai tantangan, terutama selama musim kemarau,”tandasnya.

 

(Orik / 002)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *