LCN – Lombok Barat, – NTB, Kepulan asap yang tiba-tiba terlihat disekitar permukiman warga Dusun Limbungan Utara, Desa Taman Sari, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, berubah menjadi kobaran api. Dalam hitungan waktu, api merambat melalui dahan dan material kering hingga membakar lahan kebun warga sekitar kurang lebih 40 are, Minggu (23/08/2026) siang.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.45 WITA. Bintara Pembina Desa (Babinsa) Taman Sari, Komando Rayon Militer (Koramil) 1606-07/Gunungsari, Serka I Gede Sika, segera melakukan pemantauan dan berkoordinasi bersama unsur terkait setelah menerima informasi kebakaran.
Berdasarkan keterangan saksi, H. Amid (47), warga Dusun Limbungan Utara, mengungkapkan, “kepulan asap pertama kali terlihat sekitar pukul 13.00 WITA dari arah lahan yang berada di depan dan atas rumahnya. Saat mendekati sumber asap, ia mendapati api sudah membesar dan dengan cepat merembet ke dahan serta tumpukan sampah kering,”terangnya.
Melihat kondisi tersebut, H. Amid berupaya melakukan pemadaman secara manual menggunakan ranting kayu. Ia juga segera menghubungi Babinsa guna membantu untuk menelpon petugas pemadam kebakaran agar api tidak semakin meluas dan mengancam lahan maupun lingkungan sekitar.
“Tidak lama kemudian, dua unit mobil pemadam kebakaran dari Kabupaten Lombok Barat yang berada diwilayah Kecamatan Batulayar tiba dilokasi. Petugas langsung melakukan upaya pemadaman dan berhasil mengendalikan api sekitar pukul 16.00 WITA., “tambahnya.
Babinsa Taman Sari, Serka I Gede Sika menginformasikan, “Lahan yang terdampak kebakaran diketahui merupakan kebun milik Hery, warga Mataram, dan H. Agus, warga Dusun Montong, Desa Meninting. Hingga proses pemadaman selesai, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui. Saat kejadian, tidak ditemukan adanya aktivitas warga dilokasi lahan yang terbakar,”ucapnya.
Babinsa Desa Taman Sari bersama Bhabinkamtibmas kemudian mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama ditengah kondisi lahan yang mudah terbakar. “Warga juga kami minta tidak membakar sampah sembarangan serta tidak membuang puntung rokok diarea yang terdapat rumput, daun, atau material kering, “tegasnya Serka I Gede Sika.
Imbauan tersebut menjadi penting karena api dilahan terbuka dapat merambat dengan cepat, terlebih ketika terdapat banyak bahan kering disekitar lokasi. Kewaspadaan dan kepedulian masyarakat diharapkan mampu mencegah kejadian serupa sekaligus menjaga lingkungan tetap aman.
((Orik / 002)







