LCN – Lombok Utara, – Terik matahari dipesisir Pantai Tanaksong, Desa Jenggala, Jumat (09/01/2026) tidak menyurutkan langkah personel Sat Polairud Polres Lombok Utara Polda NTB, bukannya memegang kemudi kapal patroli, para penjaga laut ini justru terlihat duduk bersila diatas pasir, jemari mereka terampil membantu nelayan mengurai benang jaring yang kusut dan robek.
Ini sebagai pemandangan dari aksi nyata program “Polisi Penolong” yang diinisiasi oleh Sat Polairud Polres Lombok Utara Polda NTB. Sebuah gerakan yang membuktikan bahwa kehadiran polisi diwilayah pesisir bukan hanya soal penegakan hukum, tapi tentang persaudaraan dan kepedulian.
Kapolres Lombok Utara Polda NTB, AKBP Agus Purwanta, S.I.K., melalui Kasat Polairud AKP I Gusti Made Suarjaya menyampaikan menyulam jaring, merajut kepercayaan
bagi seorang nelayan, jaring yang rusak berarti terhentinya mata pencaharian. Menyadari hal itu, personel Sat Polairud hadir memberikan bantuan tenaga secara langsung. Dibawah rimbun pohon kelapa pesisir Tanjung, dialog hangat tercipta. Sambil menyulam jaring, personel juga menyelipkan pesan-pesan keselamatan dilaut dan mendengar keluh kesah para nelayan,”terang Kasat.
“Lebih lanjut, Kasat Polairud Polres Lombok Utara Polda NTB, AKP I Gusti Made Suarjaya mengungkapkan ”Kami ingin masyarakat merasa Polri sebagai bagian dari keluarga mereka. Saat mereka kesulitan, kami hadir. Membantu memperbaiki jaring mungkin terlihat sederhana, tapi bagi nelayan, itu harapan untuk bisa melaut kembali besok pagi,”ujar I Gusti.
Para nelayan di Pantai Tanaksong mengaku terkejut sekaligus bangga. Kehadiran Polisi yang tak segan kotor terkena pasir dan bau amis jaring menciptakan suasana kekeluargaan yang kental.
Jarang-jarang kami lihat Polisi mau ikut duduk dibawah dan bantu urus jaring begini. Kami merasa sangat terbantu dan tidak canggung lagi bercerita soal kondisi di laut,”ungkap salah satu nelayan setempat.
Kasat Polair Polres Lombok Utara Polda NTB, menegaskan kegiatan humanis seperti ini akan terus digalakkan. Selain menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif, aksi “Polisi Penolong” ini efektif membangun Public Trust yang kuat diwilayah hukum Polres Lombok Utara,”tandasnya.
(Orik / 002)






