LCN – Mataram, – Dibawah langit cerah Mapolresta Mataram, Senin (19/01/2026), suasana Upacara Hari Kesadaran Nasional terasa berbeda. Kapolresta Mataram Polda NTB, Kombes Pol. Hendro Purwoko, S.I.K., MH., memberikan arahan tajam yang menjadi “warning” sekaligus motivasi bagi seluruh jajarannya untuk berhenti berada dizona nyaman.
Dalam amanatnya, Kombes Pol. Hendro menegaskan masyarakat saat ini tidak hanya membutuhkan kehadiran polisi, tetapi menuntut pelayanan yang profesional, humanis dan responsif.
Kapolresta Mataram Polda NTB, secara eksplisit menyebut Hari Kesadaran Nasional sebagai momentum untuk melakukan “audit diri”. Ia tidak ingin upacara bulanan ini hanya menjadi rutinitas baris-berbaris tanpa makna.
”Ini sebagai pengingat. Kita abdi negara. Integritas bukan hanya soal seragam, tapi soal bagaimana masyarakat merasakan langsung kehadiran kita dengan nyaman, “tegasnya dihadapan ratusan personel dan ASN Polri.
Ada tiga poin krusial yang ditekankan Kapolresta untuk memenangkan hati masyarakat Mataram, yakni
Evaluasi Mandiri, Setiap personel wajib bertanya pada diri sendiri apakah pelayanan mereka sudah maksimal hari ini.
Sikap dilapangan, yaitu cerminan institusi Polri secara keseluruhan. Kinerja positif tidak boleh bersifat momentum, melainkan harus menjadi standar operasional harian.
Langkah ini dipandang sebagai upaya serius Polresta Mataram dalam memperkuat soliditas internal dan memastikan wilayah hukum Mataram tetap kondusif melalui pendekatan yang lebih merakyat,”paparnya.
“Saya berharap seluruh personel dapat terus menyempurnakan kinerja. Kita ingin pelayanan prima bukan lagi sekadar slogan, tapi kenyataan yang dirasakan masyarakat, “tutup Kombes Pol. Hendro dengan nada optimis.
(Orik / 002)






