LCN – Lombok Timur, – NTB, Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, memberikan peringatan keras kepada para Kepala Desa penerima manfaat program Pamsimas 2025. Ditengah momentum bulan Suci Ramadan, ia menegaskan keberadaan fasilitas air bersih bukan sekadar prestasi seremonial, melainkan amanah besar yang harus dirawat secara mandiri dan berkelanjutan.
Pesan menohok ini disampaikan dalam acara Serah Terima Pamsimas 2025 di Ruang Rapat Bupati, Rabu (11/03/2026). Bupati menyoroti fenomena klasik dimana fasilitas yang dibangun dengan anggaran miliaran rupiah seringkali terbengkalai pasca-serah terima akibat kelalaian pemeliharaan.
Bupati Haerul secara spesifik meminta para Kades untuk tidak hanya bangga saat menerima bantuan, namun abai dalam perawatannya.
”Jangan sampai biaya perbaikan dimasa depan jauh lebih besar daripada biaya perawatan rutin hanya karena kita abai hari ini,”tegasnya.
Lebih jauh, ia menginstruksikan agar pengelolaan air bersih diharamkan lumpuh hanya karena adanya pergantian kepemimpinan ditingkat Desa, pelaksanaan Pilkades. Sebagai solusinya, Bupati memerintahkan pembentukan struktur pengurus independen yang dipayungi oleh Peraturan Desa (Perdes) mengenai kontribusi biaya pemeliharaan.
Pemerintah Kabupaten Lombok Timur kini tengah memacu akselerasi layanan dengan target ambisius 7.000 Sambungan Rumah (SR). Tantangannya bukan sekadar memasang pipa, melainkan menjaga debit air agar tetap stabil meski musim kemarau menerjang.
Bupati juga menyentil profesionalisme PDAM agar lebih proaktif memberikan informasi kepada pelanggan jika terjadi gangguan, demi menghindari kegaduhan ditengah masyarakat.
Investasi Jangka Panjang untuk Desa
Kepala Dinas PUPR, H. Achmad Dewanto Hadi, memaparkan bahwa proyek yang dikerjakan sejak awal 2025 ini telah menuntaskan infrastruktur vital diempat desa prioritas, yakni Kotaraja, Lendang Nangka Utara, Kalijaga Tengah dan Bagik Payung Timur.
Rincian Aset yang Diserahkan, yaitu
2 Unit Sumur Bor kapasitas tinggi.
Tower Air dan jaringan pipa sepanjang 10,7 Kilometer. 416 sambungan rumah siap pakai.
Barometer APBN. Sukses Rawat, Anggaran Ditambah
Kasi Pelaksana Wilayah II BPBPK NTB, Eko Prabowo, memberikan sinyal penting bagi pemerintah daerah.
Keberfungsian aset Pamsimas di Lombok Timur kini menjadi barometer utama bagi pemerintah pusat. Jika pengelolaan dilevel Desa sukses, peluang Lombok Timur mendapatkan kucuran dana APBN untuk program baru dimasa depan akan semakin terbuka lebar,”tandasnya.
(Orik / 002)








