Home / Berita TNI / Cegah Karhutla Sejak Dini, Kodim 0912/Kbr Bersama Tim Penyuluh Berikan Edukasi kepada Masyarakat

Cegah Karhutla Sejak Dini, Kodim 0912/Kbr Bersama Tim Penyuluh Berikan Edukasi kepada Masyarakat

LCN – Kutai Barat – Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan melalui kegiatan edukasi dan penyuluhan kepada masyarakat. Kali ini, Tim Penyuluh Penanganan Karhutla diwilayah Kalimantan Timur melaksanakan kegiatan penyuluhan di Aula Kantor Kelurahan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat, Kamis (03/09/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan Tim Penyuluh dari Mabes TNI bersama Pasis Dikreg Sesko TNI serta mendapat sambutan dan dukungan dari berbagai unsur di Kecamatan Barong Tongkok. Hadir dalam kegiatan tersebut Sekcam Barong Tongkok, Danramil 0912-13/Barong Tongkok, Kapolsek Barong Tongkok, para lurah dan petinggi, perangkat kampung, Masyarakat Peduli Api (MPA), Manggala Agni, Babinsa serta masyarakat.

Melalui kegiatan penyuluhan tersebut, masyarakat diberikan pemahaman tentang pentingnya mencegah Karhutla serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, khususnya pada musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Kolonel Tek Jones Hutajulu selaku Ketua Tim Penyuluh Karhutla menekankan bahwa pencegahan Karhutla membutuhkan peran aktif seluruh pihak. Sinergi antara aparat, pemerintah daerah dan masyarakat menjadi salah satu kunci utama dalam mencegah terjadinya kebakaran yang dapat menimbulkan dampak luas bagi lingkungan dan masyarakat.

Sementara itu, perwakilan Pasis Dikreg Sesko TNI menyampaikan bahwa kegiatan penyuluhan tersebut merupakan bagian dari upaya bersama untuk membangun kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap bahaya Karhutla.

“Pencegahan Karhutla tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kesadaran dan peran aktif seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan serta tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran,”ujar perwakilan Pasis Dikreg Sesko TNI.

Selain penyampaian materi, kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab bersama masyarakat. Peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai pertanyaan dan pengalaman terkait upaya pencegahan serta penanganan Karhutla diwilayah masing-masing,”tandasnya.

 

(Orik / 002)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *