Home / Berita TNI / Dandim 0105/Abar Didampingi Ketua Persit KCK Cabang XXVIII Hadiri Ziarah Ke Kuburan Massal, Zikir Dan Do’a Bersama Refleksi Diri 21 Tahun Tsunami Aceh

Dandim 0105/Abar Didampingi Ketua Persit KCK Cabang XXVIII Hadiri Ziarah Ke Kuburan Massal, Zikir Dan Do’a Bersama Refleksi Diri 21 Tahun Tsunami Aceh

LCN – Aceh Barat – Dandim 0105/Abar Letkol Inf S Kembaren,S.E.,M.I.P.,CFrA., didampingi Ibu Ketua Persit KCK Cabang XXVIII Koorcab Rem 012 PD Iskandar Muda Ny. Aurora S Kembaren menghadiri rangkaian kegiatan peringatan bencana maha dahsyat Gempa Bumi dan Tsunami Aceh yang ke 21 Tahun serta berziarah sekaligus Tabur Bunga ke Kuburan Massal yang berada di Ujong Karang dan menggelar tausyiah, zikir serta do’a bersama di Masjid Babul Jannah yang berlokasi di Jalan Yos Sudarso Desa Suak Indrapuri Kecamatan Johan Pahlawan, Jum’at (26/12/2025)

Momen puncak peringatan 21 Tahun Tsunami yang bertemakan “Dalam Do’a Kita Mengenang, Dalam Ikhtiar Kita Siaga”, ini juga dihadiri oleh Danrem 012/TU Kolonel Inf Benny Rahadian, S.E., M.Han., Bupati Aceh Barat Tarmizi, S.P., M.M., Wabup Said Fadheil, S.H., Kapolres AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., Ketua DPRK Hj. Siti Ramazan, S.E., Plt. Sekdakab Dr. Ir. Kurdi, ST., MT., MH., IPM., ASEAN. Eng., serta para Kadis, Kepala SKPK dan unsur Forkopimda lainnya hingga elemen masyarakat terutama keluarga korban yang sejak pagi antusias berduyun – duyun memadati titik lokasi.

Masih terekam dalam ingatan, Minggu Pagi pada 26 Desember 2004 silam, bencana dahsyat Gempa Bumi dan Tsunami menghantam serta meluluh lantakkan Bumi Serambi Mekkah tak terkecuali Bumi Teuku Umar Aceh Barat. 21 Tahun berlalu, namun peristiwa tersebut masih membekas dan menyisakan jejak kelam, kesedihan, kepiluan dan kenangan suram hingga kini.

Kegiatan ini adalah ajang refleksi diri untuk mendo’akan keluarga dan kerabat yang jenazahnya tidak ditemukan. Hal ini senada dengan yang diutarakan oleh Bupati Aceh Barat bahwa momen ini adalah untuk mengenang peristiwa besar yang mengubah perjalanan hidup dan sejarah banyak orang.

“Peringatan ini bukan sekedar mengenang masa lalu, tetapi menjadi cermin untuk merefleksi diri hari ini dan menata masa depan. Selama 21 Tahun pasca Tsunami, perjalanan Aceh bukan hanya disisi dengan mengenang duka tetapi juga dengan proses perenungan dan upaya terus menerus untuk memperbaiki diri. Dari masa lalu kita sadar betapa kecilnya kita dihadapan Allah SWT dan tragedi tersebut mengajarkan kita tentang keteguhan iman, kebersamaan dan kekuatan untuk bangkit,”ujar Bupati

Melalui kesempatan ini, Bupati mengajak untuk memanjatkan doa seraya memohon kepada Allah SWT agar orang tua kita, anak-anak, kerabat serta seluruh korban para syuhada mendapat tempat terbaik disisi Nya.

“Mari kita jadikan peringatan 21 Tahun Tsunami Aceh ini untuk memperkuat iman, mempererat persaudaraan dan meneguhkan komitmen kita untuk saling menjaga, saling menguatkan dan saling tolong menolong terhadap saudara kita yang tertimpa bencana banjir dan tanah longsor pada 26 November lalu. Bantuan sekecil apapun sangat bermanfaat bagi saudara kita yang tertimpa musibah,”pungkas Bupati.

Ditempat yang sama, Dandim 0105/Abar Letkol Inf S Kembaren,S.E.,M.I.P.,CFrA., berharap dengan peringatan ini hendaknya dapat diambil i’tibar setiap peristiwa maupun bencana yang terjadi di muka bumi dan alam semesta ini tidak terjadi begitu saja dengan sendirinya, melainkan semua itu sudah sesuai kehendak dan ketentuan dari Allah SWT.

“Mari Kita senantiasa terus berdo’a dan tawakkal berserah diri kepada Allah SWT. Disamping itu, sejak dini mari kita terus berupaya mempersiapkan diri dalam mengahadapi berbagai ancaman bencana yang bisa datang kapan saja. Dua dekade berlalu, mari sama-sama kita ambil pelajaran dan pengalaman dengan memperluas pengetahuan terkait kesiapsiagaan bencana guna meminimalisir jumlah korban maupun kerusakan yang timbul. Melalui momentum ini, semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT dan do’a-do’a kita diijabah dikabulkan oleh Allah SWT,”harap Dandim.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan penyantunan anak-anak yatim/piatu dan tausyiah oleh Ketua MPU Tgk. H. Mahdi Kari Usman, S.Pd.I., yang juga sekaligus memimpin dzikir serta do’a bersama.

 

 

(Orik / LCN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *