Home / Berita TNI / Dandim 0912/Kubar Ikuti Harlah 34 Tahun Ponpes Assalam Bersama Menteri Agama RI dan Ustadz Abdul Somad

Dandim 0912/Kubar Ikuti Harlah 34 Tahun Ponpes Assalam Bersama Menteri Agama RI dan Ustadz Abdul Somad

LCN – Sendawar – Komandan Kodim 0912/Kutai Barat Letkol Inf Doni Fransisco, S.Sos., M.Si., mengikuti kegiatan Hari Lahir (Harlah) ke-34 Pondok Pesantren Assalam Arya Kemuning yang dihadiri Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A. serta menghadirkan penceramah Ustadz H. Abdul Somad Batubara, Lc., D.E.S.A., Ph.D., di Pondok Pesantren Assalam Arya Kemuning, Kelurahan Simpang Raya, Kecamatan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat, Sabtu (04/07/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Kalimantan Timur H. Rudy Mas’ud, S.E., M.E., Bupati Kutai Barat Frederick Edwin, Wakil Bupati Kutai Barat Nanang Andriani, unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ribuan jamaah dari berbagai wilayah di Kabupaten Kutai Barat.

Dalam sambutannya, Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar menegaskan bahwa pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan yang memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia, menjaga persatuan bangsa, serta mencetak sumber daya manusia yang unggul. Pemerintah melalui Kementerian Agama akan terus berkomitmen mendukung kemajuan pesantren sebagai mitra pembangunan nasional.

Sementara itu, Ustadz Abdul Somad dalam tausiyahnya mengajak seluruh masyarakat untuk terus memuliakan guru, menghormati ulama, serta menjaga keberadaan pesantren sebagai benteng akhlak dan persatuan. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pengajar yang telah mengabdikan diri dalam mendidik generasi penerus bangsa dengan penuh keikhlasan.

Dandim 0912/Kutai Barat Letkol Inf Doni Fransisco mengatakan kehadiran TNI dalam kegiatan keagamaan merupakan bentuk dukungan terhadap terciptanya kehidupan masyarakat yang harmonis, religius dan penuh kebersamaan.

“Menurutnya, sinergi antara TNI, pemerintah daerah, tokoh agama dan seluruh elemen masyarakat menjadi modal penting dalam menjaga persatuan, keamanan, serta kondusivitas wilayah Kabupaten Kutai Barat, “ungkapnya.

 

(Orik / 002)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *