LCN – Aceh Barat – Dentuman alat berat compactor Satgas TMMD Reguler ke-127 Kodim 0105/Abar menggetarkan dan memadatkan timbunan sirtu disepanjang badan jalan penghubung Desa Pasi Aceh menuju Desa Lueng Jawa, Kecamatan Woyla, Senin (09/03/2026)
Alat pemadat tersebut dioperasikan untuk mempercepat proses pemadatan badan jalan agar lebih kuat, rata dan tahan menahan beban berat. Penggunaan compactor menjadi tahapan penting dalam pengerjaan sasaran fisik TMMD, khususnya pada pembangunan infrastruktur jalan Desa yang selama ini sangat dinantikan masyarakat. Dengan pemadatan yang maksimal, diharapkan jalan penghubung antar Desa ini dapat memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pengguna jalan.
Dilokasi pekerjaan, Personel Satgas TMMD bersama masyarakat tampak bahu-membahu merapikan material timbunan sebelum dipadatkan oleh alat berat. Semangat gotong royong antara TNI dan warga menjadi nutrisi energi tersendiri untuk mempercepat penyelesaian pembangunan jalan tersebut.
Dansatgas TMMD Reguler ke-127 Kodim 0105/Aceh Barat, Letkol Inf S. Kembaren, S.E., M.I.P., CFrA., mengatakan bahwa proses pemadatan jalan menggunakan compactor dilakukan agar konstruksi jalan benar-benar kokoh dan mampu bertahan dalam situasi apapun dan cuaca bagaimana pun.
“Pemadatan ini merupakan tahapan penting untuk memastikan badan jalan kuat dan stabil. Dengan menggunakan compactor, hasil pemadatan lebih maksimal sehingga jalan dapat digunakan dengan aman dan nyaman oleh masyarakat. Jalan yang padat kita pastikan kendaraan yang melintas tidak akan terperosok,”lugas Dansatgas.
Pembangunan jalan penghubung Desa Pasi Aceh-Lueng Jawa merupakan salah satu sasaran fisik utama program TMMD yang diharapkan mampu meningkatkan mobilitas masyarakat serta memperlancar aktivitas ekonomi warga.
“Melalui pembangunan infrastruktur ini, Satgas TMMD berharap akses transportasi masyarakat semakin baik, distribusi hasil pertanian lebih lancar, serta mampu membuka peluang kemajuan bagi desa-desa diwilayah Kecamatan Woyla,”tandas Dansatgas.
(Orik / 002)








