LCN – Mataram, – Wajah baru kini menghiasi jajaran elit Polresta Mataram. Dibawah terik matahari Lapangan Apel Mapolresta, Kamis (07/05/2026), tongkat estafet kepemimpinan sejumlah posisi kunci resmi berpindah tangan melalui upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) yang dipimpin langsung oleh Kapolresta Mataram Polda NTB, Kombes Pol. Hendro Purwoko, S.I.K., MH.
Langkah ini bukan sekadar rotasi rutin, melainkan sinyal kuat penguatan lini operasional di wilayah hukum ibu kota NTB.
Perubahan signifikan terjadi pada posisi Kabagops, “otak” pengendali lapangan, yang kini resmi diemban oleh Kompol Ahmad Majemuk. Ia menggantikan Kompol Yozana Fajri Sidik yang ditarik ke Ditlantas Polda NTB.
Tak kalah krusial, lini pemberantasan narkotika kini dipimpin oleh AKP Remanto sebagai PS. Kasat Resnarkoba. Kehadirannya diharapkan mampu memberikan energi baru dalam memerangi peredaran gelap narkoba di Mataram. Sementara itu, posisi kewilayahan di Polsek Ampenan dan Polsek Lingsar juga mengalami penyegaran guna mempererat kedekatan polisi dengan masyarakat.
Dalam amanatnya yang lugas, Kombes Pol. Hendro Purwoko menekankan dinamika organisasi menuntut personel yang tidak hanya profesional, tapi juga adaptif.
”Mutasi ini adalah mesin penggerak regenerasi. Saya instruksikan pejabat baru untuk segera berlari, lakukan adaptasi instan. Roda organisasi tidak boleh melambat demi menjaga Harkamtibmas tetap kondusif,”tegas Kombes Pol. Hendro.
Prosesi pengambilan sumpah dan penandatanganan pakta integritas menjadi sorotan utama. Dokumen tersebut menjadi “kontrak mati” bagi para pejabat baru untuk bekerja tanpa kompromi, bertanggung jawab, dan mengedepankan pelayanan publik diatas kepentingan pribadi.
Usai upacara yang khidmat, suasana berubah hangat di Gedung Wira Pratama saat acara Kenal Pamit berlangsung. Isak haru dan tawa mewarnai pelepasan pejabat lama yang telah mendedikasikan waktu dan tenaga mereka, sekaligus menyambut para penggawa baru yang siap mengukir prestasi.
Dengan formasi baru ini, Polresta Mataram optimis dapat meningkatkan soliditas internal dan memberikan perlindungan yang lebih maksimal bagi warga Kota Mataram,”tandasnya.
(Orik / 002)







