LCN – Lombok Timur, – NTB, Masyarakat Selagik menggelar aksi massa yang dilakukan untuk memprotes kebijakan pemerintah desa yang dianggap mengecewakan, Rabu (14/01/2026). Aksi ini didukung oleh dua mobil komando korlap dan diiringi ratusan massa memadati halaman kantor desa Selagik. Aksi tersebut diawali dari jalan depan halaman SDN 01 Selagik kemudian jalan beriringan disemangati orasi para tokoh pemuda dan masyarakat.
Mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan yang dilakukan massa, Kapolsek Terara melakukan mitigasi terhadap situasi lapangan. Setelah mendapat informasi valid terkait rencana aksi dengan jumlah massanya, Kapolsek Terara kemudian berkoordinasi dengan Polres Lombok Timur untuk meminta dukungan personil.
Dengan mengetahui estimasi jumlah massa yang turut meramaikan aksi tersebut, Kapolsek Muda itu mengerahkan sekitar 120 personil Polri dari unsur Polsek dan Polres. “Jadi sebelum aksi, dua hari sebelumnya saya melakukan pemetaan jumlah massa yang akan ikut aksi tersebut. Kemudian didapatlah jumlahnya sekitar 150-an orang. Maka untuk mengimbangi jumlah itu, Saya juga mengerahkan 120 personil dengan bantuan dari Polres,”ungkap Iptu Rofi’i.
Maka dengan komposisi jumlah personil yang cukup besar itu, semua bisa dikendalikan. Tidak terlihat potensi masalah maupun keributan yang terjadi.
Oleh sebab itu, Iptu Rofi’i merasa apa yang dilakukan bersama semua personilnya dianggap sukses. “Alhamdulillah proses penugasan dalam rangka menjaga keamanan pada aksi massa hari ini sukses, melihat potensi terjadinya masalah tidak ada,”terang Kapolsek yang berjiwa sosial tinggi itu.
Diakhir penugasan tepatnya setelah massa aksi bubar, Kapolsek Terara itu memberikan sambutan kesuksesan yang diwakili oleh salah satu komandan pasukan dari Polres terhadap para personilnya. Kegiatan tersebut juga turut dihadiri oleh Danramil Terara beserta jajaran dari unsur Babinsa.
(BUDI / LCN)






