LCN – Mataram, — Tim Puma Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda NTB, Sabtu (08/08/2026) malam hingga Ahad dini hari, menggelar patroli strong point menyisir sejumlah titik rawan di Kota Mataram.
Patroli dipimpin Kanit Puma Jatanras AKP Agus Eka Artha S., S.H. Personel bergerak menggunakan kendaraan R4 Puma Jatanras menyasar lokasi rawan kejahatan 3C, tawuran, balap liar, serta potensi bentrokan antarkelompok.
Direktur Reskrimum Polda NTB,.Kombes Pol. Arisandi, S.H., S.I.K., M.Si. mengatakan, patroli strong point menjadi langkah preventif untuk menjaga situasi kamtibmas, terutama pada jam rawan.
“Kami mengintensifkan patroli di sejumlah titik yang memiliki potensi gangguan kamtibmas. Personel tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga berdialog dengan warga dan memberikan imbauan, agar bersama-sama menjaga keamanan,”ujar Kombes Arisandi.
Sekitar pukul 20.00 Wita tim bergerak menyusuri Jalan Langko menuju Jalan Terusan Bung Hatta atau Jalan Baru Monjok. Di lokasi ini, personel berdialog dengan masyarakat sekaligus mengingatkan warga untuk mengantisipasi aksi balap liar dan gangguan keamanan lainnya.
“Kami mengajak masyarakat, khususnya para pemuda, tidak melakukan kegiatan yang dapat mengganggu ketertiban umum. Jika melihat potensi gangguan, segera sampaikan kepada petugas,”kata Arisandi.
Sekitar pukul 21.00 Wita, patroli berlanjut menuju Jalan TGH Faesal, Sweta, Kelurahan Mandalika, Kecamatan Sandubaya. Tim memantau sejumlah lokasi yang berpotensi menjadi tempat berkumpulnya remaja untuk tawuran maupun balap liar. Situasi dilokasi terpantau aman dan kondusif.
Patroli kemudian bergerak menuju Jalan I Gusti Jelantik Gosa hingga Kompleks Perumahan Geria Pagutan Indah. Pemantauan difokuskan pada potensi kejahatan 3C, yakni pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, serta pencurian kendaraan bermotor.
“Patroli kami arahkan ke titik-titik yang dinilai rawan. Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat mencegah niat pelaku kejahatan, sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat,”tutur Arisandi.
Sekitar pukul 23.00 Wita, Tim Puma Jatanras melanjutkan patroli menuju Kompleks BTN Pepabri, Kelurahan Pagutan. Personel kembali melakukan pemantauan situasi pada jam rawan tindak kejahatan.
Selain patroli bergerak, personel juga menyambangi sejumlah kelompok warga dan pemuda yang ditemui dilapangan. Pendekatan dilakukan melalui komunikasi dan imbauan agar mereka ikut menjaga lingkungan tetap aman.
“Kami mengedepankan pendekatan persuasif. Masyarakat kami ajak ikut menjaga situasi agar tetap kondusif, dan segera melapor jika menemukan aktivitas yang mencurigakan, “ungkapnya.
Sekitar pukul 24.00 Wita, personel melakukan konsolidasi di Mako Polda NTB. Tim selanjutnya tetap memantau perkembangan situasi kamtibmas melalui komunikasi radio.
Arisandi menegaskan, patroli akan terus diarahkan berdasarkan pemetaan wilayah rawan. Pemantauan terhadap titik rawan 3C dan tawuran juga terus dilakukan sebagai langkah antisipasi.
“Pemetaan wilayah rawan terus kami lakukan. Setiap perkembangan dilapangan akan menjadi bahan evaluasi, untuk menentukan langkah berikutnya dalam menjaga kamtibmas diwilayah NTB,”pungkas Arisandi.
(Orik / 002)







