LCN – Mataram – Diera media sosial yang serba cepat, setiap gerak-gerik personel Polri kini menjadi sorotan tajam publik. Menyadari risiko ini, Kapolresta Mataram Polda NTB, Kombes Pol. Hendro Purwoko, S.I.K., MH., menyampaikan peringatan tegas dan menohok kepada seluruh jajarannya. Bukan sekadar apel rutin, pesan yang disampaikan Kapolresta kali ini menyentuh inti dari citra dan integritas kepolisian dimata masyarakat.
”Sekarang ini zamannya medsos,”tegas Kombes Hendro dihadapan ratusan personelnya, Senin (25/08/2025). “Jika ada anggota Polri yang melakukan pelanggaran lalu direkam masyarakat, itu bisa langsung viral. Dampaknya bukan hanya pada pribadi, tetapi juga menjatuhkan nama baik institusi. Maka dari itu, hindari kesalahan sekecil apa pun,”paparnya.
Pernyataan ini menjadi sorotan utama, mengingat betapa mudahnya sebuah insiden kecil dapat menyebar luas dan merusak kepercayaan publik dalam hitungan menit. Kombes Hendro menekankan, disiplin tidak hanya berlaku dikantor, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari, termasuk cara berinteraksi di ruang publik dan digital.
Kapolresta juga meminta setiap personel untuk menjadi teladan nyata, mulai dari tingkah laku, kinerja, hingga pola hidup bersih dan sehat. Penekanan ini seolah menjadi “tamparan” lembut bagi oknum yang mungkin masih abai terhadap etika dan tanggung jawab mereka sebagai abdi negara,”terangnya.
Apel pagi yang dihadiri oleh seluruh pejabat utama, perwira dan ASN Polresta Mataram ini menjadi momen penting. Pesan Kombes Hendro diharapkan tidak hanya berhenti ditelinga, melainkan tertanam kuat sebagai landasan profesionalisme dan humanisme, agar Polri bisa terus menjadi pelindung dan pengayom sejati bagi masyarakat,”pungkasnya.
(Orik / LCN)