Home / Berita POLRI / Karo Rena Polda NTB Buka Asistensi dan Evaluasi Input SI ABK Presisi dan SIRENA 2.0 Tahun 2026

Karo Rena Polda NTB Buka Asistensi dan Evaluasi Input SI ABK Presisi dan SIRENA 2.0 Tahun 2026

LCN – Mataram, – Kepala Biro Perencanaan (Karo Rena) Polda NTB, Susilo Setiawan, secara resmi membuka kegiatan Asistensi dan Evaluasi Input SI ABK Presisi dan SIRENA 2.0 Satker Polda NTB, Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Ballroom Hotel Puri Indah Mataram, Kamis (12/02/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh operator SIRENA dan SI ABK Presisi dari masing-masing Satker dan Subsatker dilingkungan Polda NTB. Asistensi ini menjadi bagian penting dalam memastikan perencanaan dan pengelolaan anggaran berjalan secara akurat, tepat sasaran, dan selaras dengan kebutuhan organisasi.

Dalam arahannya, Kombes Pol. Susilo Setiawan menegaskan bahwa kegiatan asistensi dan evaluasi ini bertujuan untuk memperkuat tata kelola anggaran dilingkungan Polda NTB agar tetap profesional, modern dan terpercaya, sejalan dengan semangat Polri Presisi.

“Kegiatan ini sangat penting. Saya berharap seluruh peserta dapat mengikutinya dengan sungguh-sungguh agar benar-benar memahami tugas dan tanggung jawab yang harus dikerjakan. Jika dipahami dengan baik, hasilnya akan berdampak positif bagi pelaksanaan tugas dan kegiatan disatuan kerja masing-masing,”tegasnya.

Lebih lanjut, Karo Rena Polda NTB menekankan beberapa poin krusial kepada seluruh peserta. Di antaranya adalah akurasi input data pada aplikasi SI ABK Presisi dan SIRENA 2.0, karena hasil perhitungan dari sistem tersebut menjadi dasar penentuan kebutuhan riil personel serta analisis beban kerja disetiap satker.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya ketepatan waktu (timeline) dalam proses input data. Seluruh satker diwajibkan menyelesaikan penginputan sesuai jadwal guna menghindari keterlambatan dalam proses pengusulan anggaran ditingkat Mabes Polri.

Aspek lain yang tidak kalah penting adalah kualitas output dan dampak perencanaan anggaran, agar setiap program dan kegiatan yang direncanakan tidak hanya berkualitas secara administrasi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Sinkronisasi data antara sistem dan kondisi riil dilapangan pun menjadi perhatian utama dalam asistensi ini.

“Kami berharap melalui kegiatan ini kapasitas dan kemampuan seluruh operator satker Polda NTB semakin meningkat. Dengan perencanaan yang akurat dan pengelolaan anggaran yang baik, kinerja organisasi dan kualitas pelayanan publik Polri kepada masyarakat juga akan semakin optimal,”pungkasnya.

 

(Orik / 002)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *