Home / Berita TNI / Kebakaran Kebun Karet di Barong Tongkok, Babinsa dan Tim Gabungan Bertindak Cepat

Kebakaran Kebun Karet di Barong Tongkok, Babinsa dan Tim Gabungan Bertindak Cepat

LCN – Kutai Barat – Kebakaran lahan perkebunan karet milik warga terjadi diwilayah antara Kampung Saping dan Kampung Pepas Eheng, Kelurahan Barong Tongkok, Kecamatan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat, Selasa (25/08/2026) malam.

Kebakaran diketahui sekitar pukul 18.30 WITA setelah Babinsa Koramil 0912-13/Barong Tongkok menerima laporan dari warga mengenai adanya titik api dilokasi tersebut. Menindaklanjuti laporan itu, Babinsa segera berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Kutai Barat untuk melakukan penanganan.

Sekitar pukul 19.30 WITA, tim gabungan yang terdiri dari personel Koramil 0912-13/Barong Tongkok, Polsek Barong Tongkok, BPBD Kabupaten Kutai Barat, Kodim 0912/Kbr, Polres Kutai Barat dan Brimob Kutai Barat tiba dilokasi dan langsung melakukan pemadaman.

Sebanyak 59 personel gabungan dikerahkan dalam penanganan tersebut. Untuk mendukung proses pemadaman, tim mengerahkan 7 unit mobil pemadam kebakaran serta 1 unit mobil pemadam kebakaran milik Kodim 0912/Kbr.

Berkat kesigapan dan sinergitas seluruh unsur yang terlibat, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 23.15 WITA. Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian personel.

Sementara itu, kebakaran menghanguskan sekitar 2 hektare lahan perkebunan karet milik warga. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak Kepolisian.

Kodim 0912/Kutai Barat terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Karhutla dengan melaksanakan pemantauan dan patroli diwilayah yang rawan terjadi kebakaran. Babinsa juga aktif memberikan edukasi serta himbauan kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Masyarakat dihimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan karena dapat memicu kebakaran yang meluas dan berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum.

Upaya pencegahan dan penanganan Karhutla akan terus dilakukan melalui koordinasi dan sinergitas antara TNI, Polri, BPBD, Damkar, pemerintah daerah serta masyarakat guna menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan diwilayah Kabupaten Kutai Barat,”tandasnya.

 

(Orik / 002)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *