LCN – Denpasar – Kodam IX/Udayana bersama Pemerintah Provinsi Bali dan seluruh instansi terkait menggelar Apel Kesiapan Satgas Patroli Imigrasi di Lapangan Makodam IX/Udayana, Jalan, Udayana No.1, Denpasar, pada Sabtu (30/8/2025). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Gubernur Bali, Dr. I Wayan Koster, dan didampingi Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto.
Apel gabungan ini melibatkan berbagai unsur, antara lain Imigrasi, Pemasyarakatan, TNI, Polri, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta pecalang, yang menunjukkan sinergitas lintas sektor dalam menjaga keamanan wilayah, khususnya terkait pengawasan orang asing di Bali.
Dalam amanatnya, Gubernur Bali menyampaikan bahwa apel gelar ini bukan hanya sarana pengecekan personel dan peralatan, tetapi juga sebagai momentum menyamakan langkah seluruh unsur terkait. “Apel gelar ini bertujuan untuk mengecek kesiapan personel dan sarana-prasarana serta menyamakan langkah dalam rangka pengawasan orang asing diwilayah Bali. Hal ini sekaligus menjadi wujud nyata sinergitas antar instansi guna mencegah pelanggaran hukum keimigrasian, penyalahgunaan izin tinggal, dan potensi ancaman terhadap stabilitas keamanan daerah,”tegas Gubernur.
Lebih lanjut, Gubernur menekankan bahwa sebagai destinasi pariwisata internasional, Bali memiliki kerawanan khusus terkait mobilitas orang asing. Peningkatan arus masuk wisatawan maupun pekerja asing selain memberi peluang ekonomi, juga berpotensi menghadirkan berbagai ancaman seperti kejahatan transnasional, perdagangan orang, penyalahgunaan narkotika, hingga pelanggaran izin tinggal. Oleh sebab itu, koordinasi dan sinergi antar instansi, khususnya Satgas Patroli Imigrasi bersama TNI, Polri, Pemda, dan stakeholder lainnya, harus terus ditingkatkan.
“Pembentukan Satgas Patroli Keimigrasian ini diharapkan mampu memberikan respon cepat terhadap setiap pelanggaran, menekan angka penyalahgunaan izin tinggal oleh orang asing, sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat Bali,”imbuhnya.
Sementara itu, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto dalam keterangannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya apel gelar tersebut. “Kodam IX/Udayana siap mendukung penuh pemerintah daerah dalam upaya menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran TNI di tengah-tengah masyarakat Bali dan Nusa Tenggara bukan hanya sebagai benteng pertahanan, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam menjaga stabilitas keamanan daerah,”tegas Pangdam.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forkopimda Provinsi Bali, Pejabat Utama Kodam IX/Udayana, Danlanal Denpasar, Danlanud I Gusti Ngurah Rai, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar, Kepala Satpol PP Provinsi Bali, Kepala Kanwil DJBC Bali, NTB, dan NTT, serta Kepala Balai Besar Karantina Kesehatan (BBKK) Denpasar.
Apel gelar ini menegaskan komitmen kuat seluruh pemangku kepentingan di Bali dalam menghadirkan keamanan, ketertiban, dan rasa nyaman, baik bagi masyarakat lokal maupun wisatawan mancanegara yang datang ke Pulau Dewata,”tandasnya.
(Orik / LCN)