Timcyber || Wonosobo – Kodim 0707/Wonosobo menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembinaan generasi muda dengan menghadiri Grand Launching Ekstrakurikuler Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI). Kegiatan yang digelar secara video conference (vidcon) tersebut berlangsung di SMK Muhi Wonosobo. Dalam kesempatan ini, Dandim 0707/Wonosobo diwakili oleh Pj Pasi Ter Kapten Cke Sapta Wibawa.
Grand Launching KKRI merupakan bagian penting dari upaya pengembangan pendidikan karakter di lingkungan sekolah. Program ini dirancang untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, kepemimpinan, tanggung jawab, serta semangat kebangsaan kepada peserta didik. Kehadiran unsur TNI AD dalam kegiatan tersebut menegaskan dukungan institusi militer terhadap pembentukan generasi muda yang tangguh, berintegritas, dan berjiwa nasionalis melalui jalur pendidikan formal.
Ekstrakurikuler KKRI diharapkan menjadi wadah yang efektif bagi siswa untuk mengembangkan soft skill dan karakter positif. Melalui program ini, peserta didik tidak hanya belajar teori, tetapi juga dilatih dalam praktik kepemimpinan, komunikasi empatik, negosiasi dan penyelesaian konflik, pemecahan masalah, serta kepedulian terhadap lingkungan.
Selain itu, KKRI dilengkapi platform pembelajaran digital yang memudahkan akses siswa. Melalui ponsel, mereka dapat mengikuti kelas, kuis, webinar, seminar, kemah, hingga festival. Siswa juga mendapat kesempatan mengikuti tes minat bakat dan IQ secara gratis. Setelah menyelesaikan rangkaian kelas, peserta akan memperoleh sertifikat resmi yang dilengkapi nomor unik dan kode QR sehingga dapat diverifikasi oleh guru maupun pihak sekolah.
Kapten Cke Sapta Wibawa dalam kesempatannya menekankan bahwa menjadi anggota Korps Kadet tidak berarti harus menjadi prajurit. “KKRI merupakan wadah pembentukan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, dan tanggung jawab sebagai warga negara. Apa pun cita-cita kelak, nilai-nilai yang diperoleh melalui KKRI ini akan menjadi bekal kuat bagi adik-adik untuk berkarya dan memberikan pengabdian terbaik sesuai bidang masing-masing,” tegasnya.
Ia juga menjelaskan bahwa aktivitas fisik dalam program KKRI akan dilaksanakan secara terpadu. “Aktivitas fisik nanti disatukan setiap satu minggu di setiap bulan. Pelaksanaannya ditangani bersama kementerian melalui sekretariat yang ada di sekolah-sekolah,” ujar Kapten Sapta.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMK Muhi, Setyo Rahmawanto, menyambut baik hadirnya ekstrakurikuler KKRI di sekolahnya. Menurutnya, program ini sangat relevan dan dibutuhkan generasi muda saat ini. “Kami sangat senang sekolah kami ditunjuk untuk menyelenggarakan ekstrakurikuler KKRI. Kegiatan dan materi yang diberikan sangat baik sebagai bekal siswa. Dengan adanya aktivitas positif seperti ini, diharapkan siswa lebih terhindar dari pengaruh negatif di luar,” katanya.
Kehadiran KKRI di SMK Muhi diharapkan dapat menjadi model pembinaan karakter yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat sinergi antara TNI, sekolah, dan kementerian terkait dalam mencetak generasi muda yang berdaya saing, berkarakter, dan cinta tanah air.
Pendim0707







