LCN – Lombok Tengah, – NTB, Ditengah duka akibat kebakaran yang melanda permukiman warga Desa Adat Sade, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, kepedulian terus berdatangan. Komando Distrik Militer (Kodim) 1606/Mataram menyalurkan bantuan logistik untuk membantu memenuhi kebutuhan warga yang terdampak musibah, Rabu (26/08/2026).
Bantuan tersebut tiba di Posko KDKMP Kampung Rembitan, Lombok Tengah, sekitar pukul 10.00 WITA. Logistik diserahkan kepada pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Tengah untuk selanjutnya mendukung kebutuhan warga terdampak kebakaran.
Bantuan yang disalurkan cukup beragam. Mulai dari kebutuhan pangan hingga perlengkapan bayi dan kebutuhan sehari-hari. Rinciannya berupa 71 dus mi instan, satu dus Energen, delapan pak biskuit kelapa, lima kaleng biskuit, delapan dus biskuit sandwich, serta tiga zak beras SPHP.
Selain itu, Kodim 1606/Mataram juga mengirim satu dus susu kotak, tiga karung pakaian layak pakai, enam dus pampers, dua dus susu bayi, dan satu dus tisu basah.
Kasi Bencana Alam BPBD Lombok Tengah, Lalu Raja Ary, yang menerima bantuan di Posko KDKMP Kampung Rembitan, menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan dukungan yang diberikan Kodim 1606/Mataram.
“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan Kodim 1606/Mataram. Bantuan ini sangat berarti untuk mendukung kebutuhan warga yang terdampak kebakaran, terutama kebutuhan makanan dan perlengkapan bagi keluarga serta anak-anak,”ujar Lalu Raja Ary.
Menurutnya, sinergi antara TNI, BPBD, pemerintah daerah, relawan, dan berbagai pihak sangat dibutuhkan dalam penanganan kondisi warga pascakebakaran. Dukungan logistik tersebut akan dimanfaatkan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat selama berada diposko.
Perwakilan Kodim 1606/Mataram mengatakan, penyaluran bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian TNI terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak kebakaran. Apa yang kami salurkan mungkin tidak dapat menggantikan kerugian yang dialami, tetapi kami ingin menunjukkan bahwa TNI hadir dan ikut merasakan kesulitan masyarakat,”ungkap perwakilan Kodim 1606/Mataram, Serma Darwangka.
Ia menambahkan, kebutuhan warga menjadi perhatian utama dalam proses penyaluran bantuan. Karena itu, logistik yang dikirim tidak hanya berupa bahan makanan, tetapi juga pakaian layak pakai, pampers, susu bayi dan kebutuhan lainnya.
Penyaluran bantuan ini sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam menghadapi musibah. Bagi warga yang kehilangan tempat tinggal maupun harta benda, dukungan tersebut diharapkan menjadi penyemangat untuk kembali bangkit.
Setelah proses penyerahan bantuan selesai, personel Kodim 1606/Mataram yang bertugas membawa dan mendampingi logistik kembali menuju Makodim. Perjalanan berlangsung aman, lancar dan tertib.
Musibah boleh meninggalkan luka, tetapi kepedulian membuat harapan tetap menyala. Dari bantuan yang sederhana, tumbuh kekuatan bagi warga Desa Adat Sade untuk perlahan menata kembali kehidupan mereka,”tandasnya.
(Orik / 002)







