LCN – Mataram, Hawa sejuk pagi di Jalan Panji Tilar, Mataram, mendadak hangat oleh gelora nasionalisme. Bukan dari orasi politik, melainkan dari sapaan ramah dan tangan-tangan yang membagikan bendera Merah Putih. Hari ini, Senin (11/08/2025), Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polresta Mataram Polda NTB, mengubah rutinitas didepan Museum Negeri NTB menjadi sebuah perayaan kecil yang penuh makna.
Dipimpin langsung oleh Kasat Lantas, Polresta Mataram Polda NTB, Kompol Yozana Fajri Sidik AF, para petugas tak hanya mengatur lalu lintas, tapi juga menyusuri trotoar. Sasaran mereka adalah para pedagang kaki lima dan pelaku UMKM yang sehari-hari berjuang di pinggir jalan. Senyum sumringah para pedagang menyambut bendera-bendera yang dibagikan. Momen sederhana ini seolah menjadi pengingat, bahwa kemerdekaan milik semua, termasuk mereka yang menjadi tulang punggung ekonomi kecil,”paparnya.
“Kami ingin semangat kemerdekaan ini dirasakan oleh semua lapisan masyarakat, terutama para pedagang yang gigih berjuang,”ujar Kompol Yozana. “Ini bukan sekadar bendera, tapi simbol kebanggaan dan ajakan untuk bersama-sama memeriahkan HUT RI ke-80. Kami ingin Mataram Merah Putih!”
Aksi ini berhasil meruntuhkan sekat antara aparat dan warga. Banyak pedagang yang langsung mengibarkan bendera baru mereka dilapak, membuat suasana jalanan Panji Tilar terasa semakin semarak.
Lebih dari sekadar tugas, kegiatan ini, pesan tulus dari Polresta Mataram: Kemerdekaan, yakni perayaan bersama dan semangat persatuan harus terus berkibar disetiap sudut kota, menjelang 17 Agustus 2025,”tandas Yozana.
(Orik / LCN)