LCN – Mataram, – Polda NTB, terus mengintensifkan patroli sebagai langkah preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas). Kali ini, personel Biddokkes Polda NTB melaksanakan Patroli Rinjani Presisi disepanjang kawasan Taman Budaya, Jalan Majapahit, Kota Mataram, Sabtu (22/08/2026).
Patroli menyasar kawasan yang menjadi salah satu titik aktivitas masyarakat, terutama pada akhir pekan. Selain memantau situasi keamanan, personel juga melakukan monitoring aktivitas warga guna memastikan lingkungan tetap aman dan kondusif.
Tak sekadar berkeliling, petugas juga mengedepankan pendekatan humanis dengan berdialog langsung bersama para pelaku UMKM, juru parkir, serta pengunjung. Dalam dialog tersebut, personel menyampaikan pesan-pesan kamtibmas sekaligus memberikan pelayanan kesehatan serta mengajak masyarakat berperan aktif menjaga keamanan dilingkungan sekitar.
Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., mengatakan patroli tersebut merupakan bentuk pelayanan kepolisian untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat sekaligus menjaga stabilitas keamanan.
“Ini bentuk pelayanan kita di Polda NTB untuk menciptakan ketenteraman masyarakat. Dengan menyapa dan berdialog dengan masyarakat, diharapkan dapat mendorong kesadaran bersama mengenai pentingnya Harkamtibmas demi kelancaran aktivitas masyarakat,”ujar Kombes Pol. Mohammad Kholid.
Menurutnya, patroli merupakan salah satu langkah efektif untuk mencegah berbagai potensi gangguan keamanan, khususnya tindak pidana 3C yakni pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang rawan terjadi dikawasan ramai.
“Patroli ini juga merupakan upaya mencegah berbagai potensi tindakan kriminalitas. Karena itu, kami mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi menjaga keamanan dan segera memberikan informasi kepada kepolisian apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan,”tegasnya.
Polda NTB, memastikan kegiatan Patroli Rinjani Presisi akan terus diintensifkan diberbagai titik aktivitas masyarakat sebagai bagian dari upaya menciptakan Kota Mataram yang aman, nyaman, dan kondusif.
(Orik / 002)







