LCN – Mataram, – Sikap tegas tanpa kompromi ditunjukkan Kapolresta Mataram Polda NTB, Kombes Pol. Hendro Purwoko, S.I.K., M.H., saat memimpin apel pagi di Lapangan Mapolresta Mataram. Dihadapan ratusan jajaran perwira, bintara, hingga ASN, ia menebar ancaman serius: tidak ada toleransi bagi anggota yang nekat terlibat judi online (judol) maupun narkoba.
Instruksi bernada keras ini menjadi sinyal kuat pembersihan internal Polresta Mataram berjalan seiring dengan penguatan keamanan ditengah masyarakat. Kombes Pol. Hendro menekankan, keterlibatan personel dalam praktik haram tersebut merupakan tindakan destruktif yang menghancurkan karier sekaligus meruntuhkan masa depan keluarga.
“Ingat! Hindari judol, narkoba, karena hal itu tidak hanya merusak institusi tetapi juga merusak keluarga,”tegas Kapolresta di hadapan seluruh jajaran.
Selain menuntut disiplin tanpa cela ditubuh internal, Kapolresta juga menginstruksikan pergeseran paradigma dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Polisi diminta meninggalkan pola “pemadam kebakaran”, yang baru bertindak saat kerusuhan terjadi dan beralih ke pendekatan preventif yang lebih agresif.
Lewat penguatan Pemolisian Masyarakat (Polmas), personel diperintahkan merapat hingga ke tingkat akar rumput, termasuk menjalin kemitraan erat dengan tokoh dan masyarakat adat. Langkah kultural ini dirancang sebagai taktik deteksi dini untuk membaca dinamika sosial, mengantisipasi potensi konflik sejak awal, hingga meningkatkan kesiapsiagaan warga terhadap ancaman bencana alam.
Sinergi antara penegakan integritas internal yang ketat dan hadirnya Polri sebagai mitra tepercaya ditengah warga menjadi fondasi utama Polresta Mataram dalam menjaga kondusivitas wilayah hukumnya,”ujarnya.
(Orik / 002)







