LCN – Lombok Tengah – NTB, Dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia, Koramil 1620-02/Pujut bersama ITDC The Mandalika menggelar aksi penghijauan pesisir berupa penanaman 20 ribu bibit mangrove. Kegiatan strategis ini berlangsung di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kuta Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, pada Jumat (24/07/2026).
Komandan Koramil 1620-02/Pujut, Kapten Inf Habdi, memimpin langsung seluruh anggotanya untuk bergotong royong dalam penanaman massal tersebut. Program pelestarian lingkungan ini diinisiasi oleh BUMN Holding Pariwisata dan Pendukung Indonesia (InJourney Group) sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan menjaga ekosistem pesisir kawasan pariwisata prioritas.
Kapten Inf Habdi menyampaikan keterlibatan TNI dalam kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap kelestarian alam, khususnya kawasan pesisir pantai Mandalika yang kian berkembang pesat. Menurutnya, mangrove memiliki peran vital sebagai benteng alami dari abrasi laut sekaligus pendukung keseimbangan ekosistem pariwisata.
“Penanaman 20 ribu bibit mangrove ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah konkret untuk menjaga benteng alam pesisir KEK Mandalika. Kami TNI siap mendukung penuh setiap upaya pelestarian lingkungan demi keberlanjutan masa depan,”tegas Kapten Inf Habdi usai kegiatan.
Langkah kolaboratif antara TNI, ITDC, dan InJourney Group ini diharapkan mampu memberikan dampak positif jangka panjang bagi lingkungan hidup serta masyarakat di sekitar KEK Kuta Mandalika. Hutan mangrove yang terjaga tak hanya mencegah abrasi, tetapi juga menjadi habitat bagi keberagaman hayati laut dan berpotensi memperkuat daya tarik wisata berbasis edukasi ekologi.
Melalui sinergi antar-lembaga ini, Hari Mangrove Sedunia menjadi momentum penting untuk memperkuat kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga keseimbangan alam demi terwujudnya pariwisata yang berkelanjutan di Lombok Tengah,”pungkasnya.
(Orik / 002)







