Home / Berita TNI / Perkuat Sinergi Lestarikan Budaya dan Majukan Pertanian, Babinsa Andonosari Hadiri Sendratani

Perkuat Sinergi Lestarikan Budaya dan Majukan Pertanian, Babinsa Andonosari Hadiri Sendratani

LCN – Pasuruan, Semangat melestarikan budaya sekaligus memperkuat identitas masyarakat pedesaan terlihat dalam pelaksanaan Sendratani Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Slorok, Dusun Krajan I, Desa Andonosari, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan. Minggu (12/07/2026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Serka Dwi Eko, Babinsa Desa Andonosari dari Koramil 0819/24 Tutur, bersama unsur Forkopimcam, tokoh masyarakat, budayawan, serta para petani.

Turut hadir dalam acara tersebut Anggota DPRD Komisi III Kabupaten Pasuruan A. Aidzin Utama, Kadisdibudpar Kabupaten Pasuruan Sigit Efendi, S.Sos., Camat Tutur Hendi Candrawijaya, S.KM., M.Kes., Kepala Desa Andonosari Achmad Pujianto, Bhabinkamtibmas Aiptu Wahyudi, Ketua Panitia Abdul Khafidz Fadli, BPD, perangkat Desa, serta masyarakat.

Kegiatan Sendratani menjadi wadah untuk menampilkan seni budaya yang berpadu dengan nilai-nilai pertanian sebagai identitas masyarakat Kecamatan Tutur. Berbagai pertunjukan seni tradisional dan penampilan budaya lokal mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan TNI terhadap pelestarian budaya daerah sekaligus mempererat komunikasi sosial dengan seluruh elemen masyarakat diwilayah binaan.

Serka Dwi Eko menyampaikan bahwa Sendratani tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga memiliki makna penting dalam menjaga warisan budaya sekaligus menumbuhkan semangat para petani.

“Kegiatan seperti ini mampu mempererat tali silaturahmi antarwarga, memperkuat rasa cinta terhadap budaya lokal, serta menjadi motivasi bagi para petani untuk terus berkarya dan meningkatkan hasil pertanian. TNI akan selalu hadir mendukung setiap kegiatan positif yang membawa manfaat bagi masyarakat serta memperkokoh persatuan dan kebersamaan, “ujarnya.

Melalui kehadiran Babinsa dalam acara Sendratani 2026, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, budayawan, petani, dan seluruh masyarakat semakin erat. Kebersamaan tersebut menjadi modal penting dalam menjaga kelestarian budaya, memperkuat ketahanan sosial, serta mendorong kemajuan sektor pertanian demi terwujudnya masyarakat Desa Andonosari yang maju, harmonis dan sejahtera,”pungkasnya.

 

(Orik / 002)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *