LCN – Pasuruan, Upaya percepatan pencegahan dan penanganan stunting terus diperkuat melalui sinergi berbagai pihak ditingkat Desa. Babinsa Koramil 0819/19 Prigen, Serma Rofik Usmanto, menghadiri kegiatan Rembuk Stunting yang digelar di Balai Desa Sukoreno, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Selasa (01/09/2026).
Kegiatan tersebut menjadi wadah koordinasi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, pendamping desa, kader, serta unsur kewilayahan untuk membahas langkah-langkah strategis dalam mencegah dan menekan angka stunting di Desa Sukoreno.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Sukoreno Darmawan, Babinsa Desa Sukoreno Serma Rofik Usmanto, Pendamping Desa Lulut, Wakil Ketua BPD Hari S., Kepala Puskesmas Prigen, Sekcam Prigen Wanto, Ahli Gizi Indah, Kasi PMD Kecamatan Prigen Dian, seluruh perangkat Desa Sukoreno, Ketua PKK Desa Sukoreno, serta para kader stunting.
Dalam kesempatan tersebut, Serma Rofik menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam upaya pencegahan stunting. Menurutnya, penanganan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan, tetapi membutuhkan kepedulian dan kerja sama mulai dari pemerintah desa hingga keluarga.
“Kami siap mendukung setiap upaya yang dilakukan pemerintah desa bersama tenaga kesehatan dan kader dalam mencegah stunting. Edukasi kepada masyarakat, pemantauan tumbuh kembang anak, serta kepedulian terhadap kebutuhan gizi harus terus ditingkatkan,”ujar Serma Rofik.
Ia juga mengajak para kader dan masyarakat untuk aktif memberikan pendampingan kepada keluarga yang memiliki balita maupun ibu hamil, sehingga potensi masalah pertumbuhan dapat diketahui dan ditangani sedini mungkin.
Melalui Rembuk Stunting ini, diharapkan terbangun komitmen bersama serta langkah nyata dan berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu dan anak di Desa Sukoreno.
Dengan sinergi lintas sektor yang semakin kuat, pencegahan stunting diharapkan dapat berjalan lebih optimal demi mewujudkan generasi Desa Sukoreno yang sehat, tumbuh dan berkembang secara maksimal,”tandasnya.
(Orik / 002)







