LCN – Mataram, – NTB, Semangat profesionalisme dan pengabdian prajurit wanita TNI turut mewarnai Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Trisula Yonif 742/SWY, Jalan Sapta Marga, Kelurahan Sapta Marga, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram, Senin (05/10/2026).
Salah satu momen yang menjadi perhatian dalam rangkaian upacara tersebut adalah tampilnya tiga prajurit wanita TNI dari Trimatra sebagai pengucap Sapta Marga, yang secara khusus menjadi representasi semangat, dedikasi dan profesionalisme Wan TNI dalam pengabdian kepada bangsa dan negara.
Ketiga prajurit wanita tersebut berasal dari tiga matra TNI, yaitu Dari TNI Angkatan Darat, Lettu Ckm (K) Neneng Meytriana (Tituler), Dari TNI Angkatan Laut, Lettu Laut (K/W) drg. Stephani Brigitta Elfira Susiloputri dan Dari TNI Angkatan Udara Letda Adm Syakiva Frida Margaretha Sibarani, S.Tr.Han
Dengan penuh percaya diri dan sikap yang tegap, ketiganya membacakan Sapta Marga di hadapan Inspektur Upacara, para pejabat TNI-Polri, Forkopimda, prajurit, ASN, serta peserta upacara dan para tamu undangan.
Penampilan Wan TNI dari Trimatra tersebut menjadi gambaran nyata bahwa prajurit wanita memiliki peran strategis dan kontribusi yang semakin kuat dalam pelaksanaan tugas pertahanan negara. Kehadiran mereka tidak hanya menjadi bagian dari kekuatan personel TNI, tetapi juga merepresentasikan semangat kesetaraan dalam pengabdian, profesionalisme dan kesiapan untuk melaksanakan tugas sesuai bidang dan tanggung jawab masing-masing.
Momentum HUT Ke-81 TNI dengan tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur” semakin bermakna dengan keterlibatan Wan TNI dari tiga matra yang tampil bersama dalam satu rangkaian upacara.
Bagi Korem 162/Wira Bhakti, penampilan ketiga Wan TNI tersebut merupakan simbol soliditas dan sinergitas Trimatra TNI yang bersatu dalam satu tekad pengabdian kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Kehadiran Wan TNI dari tiga matra sebagai pengucap Sapta Marga menjadi representasi bahwa prajurit wanita memiliki kesempatan, kemampuan dan tanggung jawab yang sama dalam memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara. Ini merupakan bagian dari kekuatan TNI yang profesional, modern dan adaptif,”ujar Korem 162/Wira Bhakti.
Lebih dari sekadar prosesi upacara, pengucapan Sapta Marga oleh tiga Wan TNI tersebut menjadi pesan bahwa semangat pengabdian tidak mengenal batas matra maupun gender. TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut dan TNI Angkatan Udara berdiri dalam satu kekuatan, satu jiwa dan satu tekad untuk menjaga kedaulatan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Keteguhan sikap, disiplin dan keberanian yang ditampilkan oleh Lettu Ckm (K) Neneng Meytriana (Tituler), Lettu Laut (K/W) drg. Stephani Brigitta Elfira Susiloputri, dan Letda Adm Syakiva Frida Margaretha Sibarani, S.Tr.Han menjadi cerminan semangat Wan TNI dalam menjawab tuntutan tugas dan perkembangan zaman.
Keterlibatan Wan TNI dalam berbagai bidang penugasan sekaligus menunjukkan bahwa kekuatan TNI dibangun dari profesionalisme seluruh prajurit, baik pria maupun wanita, yang senantiasa menjunjung tinggi Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan nilai-nilai pengabdian kepada bangsa dan negara.
Melalui momentum HUT Ke-81 TNI, Korem 162/Wira Bhakti terus mendorong seluruh prajurit, termasuk Wan TNI, untuk meningkatkan profesionalisme, kompetensi dan integritas serta memberikan kontribusi terbaik dalam setiap pelaksanaan tugas.
Wan TNI bukan sekadar pelengkap kekuatan TNI, tetapi merupakan bagian penting dari kekuatan pertahanan negara yang profesional, tangguh dan siap mengabdi di setiap medan tugas.
“TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”.
(Orik / 002)







