Home / Berita TNI / TNI dan Warga Bersatu Bersihkan Jalan Desa Tanjung

TNI dan Warga Bersatu Bersihkan Jalan Desa Tanjung

LCN – Lombok Utara, – NTB, Ruas Jalan Ronggo Leong menuju Dusun Lading-Lading tidak sekadar menjadi jalur yang dilalui warga. Ditengah suasana peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-131 Desa Tanjung, jalan tersebut menjadi tempat bertemunya semangat gotong royong, kepedulian dan kebersamaan masyarakat.

Sekitar kurang lebih 150 orang dari unsur pemerintah kecamatan, pemerintah desa, TNI, perangkat desa dan masyarakat turun langsung dalam kegiatan Karya Bhakti di Desa Tanjung, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, Jumat (4/9/2026).

Dengan peralatan sederhana dan semangat kebersamaan, peserta bergotong royong membersihkan serta menata lingkungan disepanjang ruas Jalan Ronggo Leong menuju Dusun Lading-Lading. Bintara Pembina Desa (Babinsa) Tanjung Komando rayon Militer (Koramil) 1606-02/Tanjung, Serka Sumiadi, turut berada ditengah warga, ikut bekerja dan memastikan kegiatan berjalan dengan baik.

Kehadiran Babinsa bukan sekadar menjalankan tugas kewilayahan. Lebih dari itu, momen tersebut menjadi ruang untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa lingkungan desa merupakan tanggung jawab bersama.

Sekretaris Kecamatan Tanjung H. Usman, S.Sos., yang mewakili Camat Tanjung bersama staf dan kaur, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Kepala Desa Tanjung Budi Awan, S.H., bersama masyarakat juga ikut ambil bagian.

Menurut Serka Sumiadi, Karya Bhakti memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar membersihkan jalan.

“Jalan ini adalah milik kita bersama, sehingga sudah menjadi tanggung jawab kita bersama pula untuk menjaga kebersihan dan kenyamanannya. Momentum HUT ke-131 Desa Tanjung hendaknya menjadi pengingat bahwa kekuatan desa terletak pada persatuan dan gotong royong masyarakatnya,”ujar Serka Sumiadi.

Sementara itu, Kepala Desa Tanjung Budi Awan, S.H., mengapresiasi keterlibatan seluruh pihak. Ia menilai peringatan hari jadi desa akan terasa lebih bermakna ketika diisi dengan kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“HUT ke-131 Desa Tanjung bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga bagaimana kita memberikan sesuatu yang bermanfaat bagi desa. Hari ini kita buktikan bahwa dengan kebersamaan, pekerjaan yang berat dapat menjadi ringan,”ungkap Budi Awan.

Kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa pembangunan desa tidak selalu dimulai dari sesuatu yang besar. Terkadang, langkah sederhana seperti membersihkan jalan bersama mampu menumbuhkan rasa memiliki terhadap lingkungan.

Diusia ke-131, Desa Tanjung kembali meneguhkan nilai yang telah lama menjadi kekuatan masyarakat, yakni gotong royong, kepedulian dan kebersamaan.

Sebab, desa bukan hanya tentang bangunan dan jalan. Desa adalah rumah bersama yang akan terus tumbuh ketika warganya mau peduli dan bergerak bersama,”tandasnya.

 

(Orik / 002)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *