Home / Berita TNI / Wujudkan Kedekatan dengan Rakyat, Satgas TMMD ke-130 Sambangi Warga Sekaligus Mengajar Ngaji

Wujudkan Kedekatan dengan Rakyat, Satgas TMMD ke-130 Sambangi Warga Sekaligus Mengajar Ngaji

LCN – Lombok Tengah – NTB, Tak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, anggota Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 juga menunjukkan kepedulian terhadap pendidikan agama anak-anak melalui kegiatan anjangsana sekaligus menjadi guru ngaji di Desa Aik Berik, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah, Sabtu (17/10/2026).

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian TNI terhadap kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat di wilayah sasaran program TMMD. Anggota Satgas berinteraksi langsung dengan anak-anak desa sembari memberikan bimbingan mengaji sebagai upaya menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak usia dini.

Dansatgas TMMD ke-130, Letkol Arh Mohamad Arifin mengatakan bahwa, kehadiran prajurit TNI di tengah-tengah anak-anak tidak hanya memberikan suasana belajar yang berbeda, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Menghadirkan sosok pendamping yang dapat memberikan motivasi serta teladan positif bagi generasi muda.

Selain mendukung pembangunan fisik, kegiatan ini mencerminkan bahwa TMMD memiliki dimensi sosial yang penting dalam membantu meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat. “Pendidikan agama menjadi salah satu fondasi dalam membentuk karakter, menanamkan nilai moral, serta membangun kepribadian anak-anak agar tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia,”ujar Dansatgas.

Anjangsana tersebut juga menjadi momentum bagi anggota Satgas untuk mengenal lebih dekat kehidupan masyarakat, sekaligus membangun komunikasi dan kebersamaan dengan warga setempat.

“Melalui kegiatan sederhana namun penuh makna ini, Satgas TMMD ke-130 berharap kehadiran TNI dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat melalui kepedulian terhadap pendidikan dan pembinaan generasi muda,”terangnya.

Semangat kebersamaan ini menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus menegaskan bahwa membangun desa bukan hanya tentang memperbaiki infrastruktur, melainkan juga menumbuhkan nilai-nilai positif demi masa depan generasi penerus bangsa,”tandasnya.

 

(Orik / 002)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *