LCN – Lombok Timur, – NTB, Aura segar menyelimuti Aula Pendopo Bupati Lombok Timur, Jumat (30/01/2026). Bukan sekadar seremoni rutin, Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, baru saja mengukuhkan “pasukan baru” yang diproyeksikan menjadi ujung tombak pelayanan masyarakat.
Sebanyak 69 pejabat resmi diambil sumpahnya, terdiri dari 3 pejabat administrator, 48 pejabat pengawas, dan yang paling krusial.18 wajah baru Kepala UPTD Puskesmas.
”Dalam sambutannya yang lugas, Wabup Edwin menegaskan rotasi ini bukanlah hukuman, sekadar formalitas birokrasi, melainkan strategi penyegaran organisasi. Ia mengirimkan pesan kuat, Stagnasi sebagi musuh utama.
”Mutasi ini sebagai bahan bakar untuk meningkatkan kapasitas. Kita butuh ASN yang tidak hanya bekerja, tapi memberikan dampak,”tegas Wabup dihadapan para pejabat yang dilantik.
Yang menarik dari pelantikan kali ini adalah perombakan besar dilini depan kesehatan. Dengan dilantiknya 18 Kepala UPTD Puskesmas, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur tampak serius ingin memangkas birokrasi medis yang berbelit.
Wabup meneruskan instruksi khusus dari Bupati agar seluruh pejabat kesehatan memberikan Pelayanan Prima. Targetnya jelas, yaitu kecepatan pelayanan yang tidak menunda-nunda efektivitas penanganan yang tepat sasaran.
Wabup juga mengingatkan diera Good Governance, nilai-nilai ASN BerAKHLAK bukan sekadar jargon diposter kantor, melainkan napas dalam setiap tindakan. Kompetensi harus terus ditingkatkan karena tantangan publik ke depan akan jauh lebih kompleks.
”Segera adaptasi! Rakyat tidak menunggu kita selesai belajar ditempat baru. Mereka butuh hasil sekarang juga,”tambahnya dengan nada penuh optimisme.
(Orik / 002)






