LCN – Mataram, – Suasana di Jalan Lalu Mesir Suryadi, Kota Mataram, mendadak hening, Rabu (04/03/2026). Ditengah gerimis tipis yang menyelimuti kota, langkah kaki tegap jajaran kepolisian memecah kesunyian.
Bukan untuk tugas pengamanan, melainkan untuk sebuah perpisahan yang mendalam.
Kapolresta Mataram Polda NTB, Kombes Pol. Hendro Purwoko S.I.K, MH., memimpin langsung rombongan keluarga besar Polresta Mataram untuk memberikan dukungan moril bagi keluarga almarhum Aiptu Dian Josua Parlindungan.
Kehadiran Kombes Pol. Hendro bukan sekadar formalitas pejabat tinggi. Dirumah duka, terlihat momen emosional saat Kapolresta menjabat erat tangan keluarga almarhum. Sorot matanya menunjukkan empati mendalam bagi personelnya yang bertugas di Polsek Lingsar tersebut.
“Kami kehilangan salah satu putra terbaik. Kehadiran kami disini sebagai bukti bahwa dalam korps Bhayangkara, kami tidak hanya rekan kerja, tapi kami adalah keluarga,”ujar Kombes Pol. Hendro dengan nada rendah yang sarat akan rasa duka.
Didampingi Wakapolresta dan seluruh Pejabat Utama (PJU), menunjukkan betapa berharganya sosok almarhum dimata institusi.
Tali Asih Kasih Sayang: Penyerahan santunan sebagai simbol bahwa negara dan institusi tidak akan membiarkan keluarga yang ditinggalkan berjuang sendirian.
Almarhum akan dilepas dengan tradisi militer/kepolisian tertinggi sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian tanpa batasnya bagi bangsa.
Warisan Pengabdian yang Abadi
Aiptu Dian Josua Parlindungan mungkin telah tiada, namun dedikasinya di Polsek Lingsar akan terus diingat. Kapolresta menegaskan pengabdian almarhum, yakni standar moral bagi personel lainnya.
“Ia telah menuntaskan tugasnya didunia dengan baik. Kini, menjadi kewajiban kami untuk memastikan ia diantar ke peristirahatan terakhir dengan penuh kehormatan,” tambah Kapolresta.
(Orik / 002)







