LCN – Lombok Timur, – NTB, Ditengah bayang-bayang kenaikan harga pangan menjelang Idul Fitri, Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur melakukan langkah konkret untuk memastikan dapur warga prasejahtera tetap mengepul.
Tidak tanggung-tanggung, sebanyak 198.776 paket sembako mulai diguyur ke seluruh pelosok Desa. Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, secara resmi melepas distribusi bantuan ini di Desa Masbagik Selatan, Rabu (11/03/2026).
Namun, yang menarik perhatian bukan hanya jumlah paketnya, melainkan pesan “keras” dan komitmen transparansi yang ia sampaikan.
”Bupati Warisin memberikan peringatan keras kepada seluruh Kepala Desa agar tidak “bermain” dengan data penerima. Beliau menegaskan bantuan ini harus jatuh ke tangan mereka yang tercatat dalam DTSEN (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Daerah).
”Jangan diubah-ubah oleh Pak Kades datanya. Perubahan status ekonomi warga itu tidak bisa diputuskan sepihak. Harus aktif melapor agar validasi berjalan benar,”tegas Bupati Warisin.
Langkah ini diambil untuk memastikan keadilan sosial, dimana masyarakat kategori Desil 1 dan 2 (kemiskinan ekstrem) menjadi prioritas absolut sebelum bantuan diberikan ke lapisan diatasnya.
Menyadari besarnya anggaran negara yang digunakan, Bupati tidak ingin ada celah penyimpangan. Ia secara khusus meminta pendampingan dan pengawasan langsung dari Kepala Kejaksaan Negeri. Ini menunjukkan program ini bukan sekadar bagi-bagi bantuan, melainkan operasi kemanusiaan yang akuntabel secara hukum.
Kado untuk Kader dan Linmas
Momen haru juga terlihat saat Bupati menyerahkan buku tabungan Bank NTB, Syariah kepada para Kader dan anggota Linmas. Ini adalah bentuk apresiasi nyata bagi mereka yang selama ini menjadi garda terdepan dalam melayani masyarakat di tingkat akar rumput.
Dapur Masbagik Mulai Berasap
Sebagai titik awal, di Kecamatan Masbagik saja terdapat 14.535 penerima manfaat, dengan 1.718 diantaranya berada di Desa Masbagik Selatan. Dengan distribusi serentak ini, Pemda berharap seluruh lapisan masyarakat bisa menyambut hari kemenangan dengan senyum yang sama,”pungkasnya.
(Orik / 002)








