LCN – Lombok Barat – NTB, Lapas Kelas IIA Lombok Barat mendeklarasikan komitmen Zero Halinar sebagai langkah tegas dalam memberantas peredaran handphone ilegal, pungutan liar, dan narkoba didalam lapas, Senin (20/04/2026). Deklarasi ini menjadi bagian dari penguatan integritas dan pengawasan internal dilingkungan pemasyarakatan.
Langkah ini juga sejalan dengan implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang menekankan pentingnya menciptakan lapas dan rutan yang bersih dari praktik ilegal serta bebas dari gangguan keamanan dan ketertiban.
Kepala Lapas Lombok Barat, M. Fadli, menegaskan bahwa Zero Halinar merupakan komitmen yang tidak bisa ditawar. “Zero Halinar adalah harga mati. Tidak ada ruang bagi handphone ilegal, pungli, maupun narkoba didalam lapas,”tegasnya.
Ia menambahkan, implementasi komitmen tersebut akan diperkuat melalui langkah konkret dilapangan. “Kami akan memperketat pengawasan, meningkatkan kontrol internal, dan memastikan seluruh petugas bekerja sesuai SOP sebagai bagian dari dukungan terhadap 15 Program Aksi Kementerian,”ujarnya.
Kegiatan di Lapas Lombok Barat ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama oleh seluruh petugas sebagai bentuk tanggung jawab moral dan profesional dalam menjalankan tugas.
Dengan deklarasi ini, Lapas Lombok Barat menegaskan keseriusannya dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang bersih, aman dan berintegritas,”tandasnya.
(Orik / 002)








