Home / Berita POLRI / Siaga Penuh! Kapolresta Mataram Perintahkan “Operasi Senyap” Tekan Angka Kriminalitas

Siaga Penuh! Kapolresta Mataram Perintahkan “Operasi Senyap” Tekan Angka Kriminalitas

LCN – Mataram – Menanggapi tren peningkatan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang meresahkan, Kapolresta Mataram Polda NTB, Kombes Pol. Hendro Purwoko, mengambil langkah tegas. Dalam apel besar di Mapolresta Mataram, Senin (27/04/2026), ia menginstruksikan seluruh jajarannya untuk keluar dari zona nyaman dan memperkuat garda pencegahan.

Bukan sekadar rutinitas, instruksi ini merupakan “alarm” bagi seluruh personel untuk bergerak lebih masif dilapangan.

“Kapolresta menegaskan respons Polri tidak boleh lagi hanya bersifat reaktif. Ia memerintahkan pengaktifan strategi “KRYD (Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan)” secara konsisten melalui empat pilar utama:
1. Patroli Presisi, Pengawasan intensif dijam-jam rawan kriminalitas.
2. Strong Point: Penempatan personel di titik vital yang menjadi pusat aktivitas warga.
3. Sambang Warga, Deteksi dini melalui dialog langsung dengan akar rumput.
4. Loyalitas Tanpa Batas: Penegakan disiplin internal agar pelayanan tetap profesional dan terukur.

Dihadapan jajaran Wakapolresta hingga para Kapolsek, Hendro Purwoko menekankan bahwa keberhasilan Polri saat ini diukur dari seberapa aman masyarakat merasa saat beraktivitas, bukan sekadar seberapa banyak kasus yang diungkap.

“Pendekatan preventif sebagai kunci. Kita harus memadamkan api sebelum ia membesar. Saya minta seluruh fungsi bergerak serentak, kontinyu, dan konsisten!,”tegas Hendro Purwoko.

Selain strategi lapangan, Kapolresta juga menyentuh aspek integritas. Ia mengingatkan dedikasi dan loyalitas adalah fondasi utama bagi transformasi organisasi yang lebih profesional. Peningkatan disiplin ini diharapkan mampu memberikan rasa aman yang nyata, bukan sekadar angka diatas kertas.

Dengan instruksi baru ini, masyarakat Mataram dapat mengharapkan kehadiran polisi yang lebih aktif dan responsif disetiap sudut kota, mulai dari patroli rutin hingga pengamanan titik rawan yang lebih ketat,”tandasnya.

 

(Orik / 002)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *