LCN – Mataram – NTB, Sebuah kolaborasi antara keteguhan tradisi dan inovasi modern siap mencuri panggung di Jakarta. Dibawah komando “Ny. Endang Arief, Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 162 PD IX/Udayana resmi mengumumkan keikutsertaan mereka dalam ajang bergengsi Pameran Persit Bisa 2 yang akan dihelat di Balai Kartini, 7-9 Mei 2026.
“Ini bukan sekadar pameran kerajinan biasa. Ini adalah unjuk gigi kekuatan ekonomi kreatif dari tangan-tangan terampil istri prajurit di Bumi Gora. Wastra Pringgasela: Ketika Benang Menjadi Napas Kehidupan. Pringgasela bukan sekadar nama desa di Lombok Timur; ia sebagai rumah bagi doa yang ditenun. Melalui tangan “Ny. Nukman, Tenun Pringgasela hadir membawa narasi sakral Suku Sasak.
Ditengah banjir tekstil pabrikan, Ny. Nukman memilih jalan sunyi, mempertahankan alat tenun “gedongan” dan pewarna alami dari akar serta daun. “Setiap helai kain sebagai perjalanan hidup,”ungkapnya.
Pengunjung akan disuguhi motif “Sabok Beranak” yang legendaris, sebuah filosofi tentang kelahiran hingga kepulangan manusia kepada Sang Pencipta yang dituangkan dalam estetika garis yang elegan.
Mutiara Lombok: Kilau Eksklusif dalam “Butiran Cahaya”. Siapa yang bisa menolak daya tarik Mutiara Laut Selatan? “Ny. Dwi Danang membawa koleksi “Butiran Cahaya dari Lombok” ke level yang lebih tinggi. Fokus pada “Mutiara Mabe” yang unik, koleksi perhiasan ini dirancang untuk wanita yang menghargai keanggunan tanpa harus berteriak. Kilau lembutnya yang berpadu dengan perak murni sebagai simbol prestise yang lahir dari jernihnya perairan Nusa Tenggara.
Tas Ketak Modern: Revolusi Kriya dari Galeri Wira Bhakti 162. Kejutan terbesar datang dari kolaborasi “Ny. Baiq Ike Syarif. Tas Ketak yang dulunya dianggap produk tradisional, kini bertransformasi menjadi aksesori “high-end” yang “chic”.
Inovasi ini tidak main-main. Tas-tas ini memadukan anyaman serat ketak yang kokoh dengan aksen tali kresek ramah lingkungan, sebuah pesan kuat tentang sustainable fashion. Tak berhenti disitu, sematan Mutiara Mabe dibagian pengunci tas memberikan kesan mewah yang instan, menjadikannya buruan utama para kolektor kriya Nusantara.
Inisiasi Besar di Balai Kartini
Event yang diinisiasi oleh Ibu Ketua Umum Persit KCK, Ibu Uli Simanjuntak, sejak 2025 ini menjadi panggung pembuktian bahwa Persit bukan hanya pendamping suami, melainkan motor penggerak pelestarian budaya.
“Kami membawa identitas Nusantara. Dari Lombok, kami persembahkan karya yang jujur, berkualitas dan memiliki jiwa,”ujar perwakilan Koorcab Rem 162.
“CATAT TANGGALNYA!”
Jangan lewatkan kesempatan untuk memiliki koleksi eksklusif ini,
Event, Pameran Persit Bisa 2
Waktu: 7-9 Mei 2026
Lokasi, Balai Kartini, Jakarta
Bangga Menggunakan Identitas Nusantara. Tenun Pringgasela, Mutiara Lombok, Tas Ketak Mahakarya dari Jantung NTB.
(Orik / 002)








