LCN – Lombok Timur, — NTB, Kepastian sejarah yang berpuluh tahun tersembunyi akhirnya terkuak secara terang benderang. Pemerintah Kabupaten Lombok Timur secara resmi mengunci tanggal 31 Agustus sebagai Hari Lahir daerah ini.
Bukan sekadar klaim, penentuan usia yang kini menyentuh angka 131 tahun tersebut berpijak kuat pada dokumen otentik era Hindia Belanda Staatsblad Nomor 181 Tahun 1885.
Keputusan bersejarah ini diumumkan langsung oleh Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, dihadapan ribuan warga pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Raudatul Jannah, Desa Nyiur Tebel, Kamis (27/08/2026).
“Kami menggali rekam jejak hukum yang sah agar generasi mendatang tidak kehilangan akar sejarahnya,”tegas Bupati.
Dokumen Staatsblad tersebut mencatat momen krusial pembagian administrasi Pulau Lombok yang semula berpusat di Singaraja, hingga mekar menjadi Lombok Barat dan Lombok Timur dengan membawahi 7 distrik awal: Pringgabaya, Selong, Sakra, Rarang, Praya, Kopang dan Batukliang.
Tabligh Akbar 16 Ribu Jemaah dan Bakti Kesehatan, Menandai momen langka penetapan usia ke-131 ini, Pemkab Lombok Timur menyiapkannya lewat dua agenda raksasa pada 31 Agustus mendatang
Sebanyak 16.000 warga diproyeksikan memadati area puncak perayaan dalam Tabligh Akbar yang menghadirkan ulama kharismatik, TGH. M. Zainul Majdi (TGB), sebagai penceramah utama.
Operasi Katarak Gratis 500 Warga: Aksi kemanusiaan digelar marathon selama tiga hari di RSUD Lombok Timur, Labuhan Haji, untuk memulihkan penglihatan 500 warga kurang mampu.
Diluar agenda puncak, komitmen sosial Pemkab langsung dibuktikan dilokasi pengumuman. Bupati Haerul Warisin menyalurkan santunan tunai Rp5 juta bagi anak yatim dan dhuafa Desa Nyiur Tebel, serta mengucurkan dana hibah pembangunan Masjid Raudatul Jannah sebesar Rp50 juta.
Bupati menegaskan, seluruh lonjakan capaian kinerja dan kondusivitas wilayah selama setahun terakhir sepenuhnya lahir dari soliditas lintas elemen, mulai dari jajaran RT/RW, Kepala Desa, Camat, hingga sinergi para tokoh agama dan masyarakat umum,”tutupnya.
(Orik / 002)







