LCN – Lombok Utara, – NTB, Dibalik hamparan ribuan buah kelapa yang siap dikirim ke berbagai daerah, tersimpan kisah perjuangan para pelaku usaha lokal yang terus menjaga denyut perekonomian desa. Kehadiran Bintara Pembina Desa (Babinsa) Rempek, Komando Rayon Militer (Koramil) 1606-10/Gangga, Serka Sumardan ditengah aktivitas para pengepul bukan sekadar menjalankan tugas pembinaan wilayah, tetapi juga menjadi wujud nyata dukungan TNI terhadap keberlangsungan usaha masyarakat agar semakin berkembang dan mampu bersaing dipasar yang lebih luas.
Komunikasi Sosial (Komsos) tersebut dilaksanakan Babinsa bersama Bedi (43), salah seorang pengepul buah kelapa di Dusun Montong Pal, Desa Rempek, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara, yang setiap pekan secara rutin mengirim hasil kelapa ke luar daerah, Senin (13/07/2026).
Dalam suasana penuh keakraban, Babinsa berdialog langsung dengan Bedi beserta para pekerja mengenai proses pengumpulan, pengupasan, hingga distribusi buah kelapa. Dari hasil komunikasi diketahui bahwa pengiriman dilakukan dua kali dalam seminggu dengan kapasitas sekitar ±6 hingga 10 ton setiap pengiriman. Hal ini menunjukkan bahwa komoditas kelapa dari Desa Rempek memiliki permintaan yang terus meningkat dan menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat setempat.
Babinsa menyampaikan kegiatan Komunikasi Sosial merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial guna mengetahui secara langsung perkembangan potensi wilayah, termasuk sektor perkebunan dan perdagangan hasil pertanian.
Menurutnya, keberhasilan para pelaku usaha lokal dalam memasarkan hasil bumi hingga ke luar daerah patut diapresiasi. Selain membuka lapangan pekerjaan bagi warga sekitar, aktivitas tersebut juga memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Desa.
“Kami berharap usaha seperti ini terus berkembang. Kehadiran Babinsa bukan hanya menjaga keamanan wilayah, tetapi juga menjadi mitra masyarakat dalam mendukung usaha produktif yang mampu meningkatkan kesejahteraan warga,”ujar Babinsa disela kegiatan.
Bedi mengungkapkan, “permintaan kelapa dari luar daerah relatif stabil. Dalam satu kali pengiriman, truk mengangkut sekitar ±6–10 ton buah kelapa yang berasal dari hasil panen masyarakat di Desa Rempek dan sekitarnya, “terangnya.
Ia juga mengapresiasi perhatian Babinsa yang rutin menjalin komunikasi dengan masyarakat. “kehadiran Babinsa memberikan rasa aman sekaligus menjadi penyemangat bagi para pelaku usaha untuk terus meningkatkan kualitas hasil produksi.”tutupnya.
Melalui kegiatan Komunikasi Sosial ini, sinergi antara TNI dan masyarakat kembali menunjukkan peran strategis dalam mendukung pembangunan dari tingkat desa. Dengan terjalinnya hubungan yang harmonis, berbagai potensi wilayah dapat terus dikembangkan sehingga memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat serta memperkuat ketahanan ekonomi daerah.
(Orik / 002)






