Home / Berita POLRI / Biar Enggak Nyasar! Simak Skema Baru Lalu Lintas Simpang Dakota-Rembiga Mataram yang Mulai Diuji Coba

Biar Enggak Nyasar! Simak Skema Baru Lalu Lintas Simpang Dakota-Rembiga Mataram yang Mulai Diuji Coba

LCN – Mataram, – Pengendara yang saban hari melintasi kawasan Rembiga dan Dakota kini harus ekstra jeli. Pasalnya, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Mataram Polda NTB, bersama Dinas Perhubungan Kota Mataram resmi memulai sosialisasi sekaligus uji coba rekayasa lalu lintas di Simpang 3 Dakota dan Simpang 4 Rembiga sejak Senin (10/08/2026).

Langkah krusial ini diambil guna mengurai simpul kepadatan kendaraan yang selama ini kerap memicu kemacetan panjang dititik krusial Kota Mataram tersebut.

Petugas gabungan dari Satlantas Polresta Mataram, Subdit Kamsel Ditlantas Polda NTB, dan Dishub Kota Mataram tampak disiagakan langsung di lapangan untuk memandu para pengguna jalan agar tak bingung dengan rute baru.

Bagi Anda yang biasa melintas dikawasan ini, perhatikan baik-baik perubahan alur berikut,.yakni Dari Arah Utara (Menuju Simpang 3 Dakota), Dilarang keras langsung berbelok ke kanan di Simpang 3 Dakota.

Pengendara wajib jalan lurus ke arah Simpang 4 Rembiga untuk memilih arah (kiri/kanan).

Khusus pengendara yang ingin menuju ke arah selatan, wajib mengambil jalur kiri dan memanfaatkan U-turn yang telah disediakan untuk memutar balik.

Dari Arah Selatan (Simpang 4 Rembiga), Seluruh kendaraan diwajibkan belok kiri. Pengendara yang hendak menuju arah utara diarahkan berbelok melintasi jalur Dakota melalui pertigaan didepan Lanud.

Dari Arah Barat (Simpang 4 Rembiga), yaitu Pengendara diwajibkan berbelok ke kiri menuju Dakota terlebih dahulu. Setelah sampai di Simpang 3 Dakota, pengendara baru dapat memilih jalur ke kiri, kanan sesuai tujuan.

Mewakili Kapolresta Mataram Polda NTB, Kombes Pol. Hendro Purwoko, S.I.K., M.H., Kasat Lantas Kompol Muhamad Puteh Rinaldi, S.I.K., M.Sc., menegaskan tahap pemetaan dan sosialisasi ini sangat penting agar tidak menimbulkan kejutan atau penumpukan baru dilapangan.

“Hari ini merupakan hari pertama rekayasa dan akan berlangsung selama 7 hari sebelum benar-benar diberlakukan secara permanen. Sosialisasi ini untuk memastikan seluruh pengendara mengetahui arah dan jalur yang boleh dilalui,”ujar Kompol Puteh dilokasi.

Ia menambahkan, rekayasa ini merupakan langkah antisipatif demi terciptanya Keamanan, Keselamatan, Ketertiban dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) diwilayah Kota Mataram.

Masyarakat dan pengguna jalan diimbau untuk tidak menerobos petunjuk, tetap mematuhi arahan petugas dilapangan, serta memperhatikan marka dan rambu lalu lintas yang telah dipasang,”tandasnya.

 

(Orik / 002)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *