LCN – Bayan, — Wujud nyata kepedulian terhadap kelestarian alam dan budaya kembali ditunjukkan oleh jajaran Polsek Bayan. Kapolsek Bayan IPTU Iwayan Cipta Naya, S.H., M.I.Kom bersama personel Polsek Bayan berkolaborasi dengan Relawan Aksi Muda Nusantara, pihak kecamatan, pemerintah desa, serta masyarakat adat melaksanakan kegiatan penghijauan dan penanaman pohon dikawasan Hutan Adat Pawang Tenun.
Dalam kegiatan tersebut, ratusan bibit pohon jenis bajur dan sengon ditanam sebagai upaya menjaga kelestarian hutan adat yang selama ini disakralkan oleh masyarakat setempat. Sebelum kegiatan penanaman dimulai, seluruh peserta terlebih dahulu meminta petunjuk dan restu kepada para pemangku adat sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai kearifan lokal yang dijaga turun-temurun.
Hutan Adat Pawang Tenun sendiri memiliki nilai spiritual dan budaya yang sangat kuat bagi masyarakat sekitar. Setiap tahunnya, kawasan tersebut menjadi lokasi pelaksanaan upacara adat “Namain” yang hingga kini masih terus dilestarikan.
Kapolsek Bayan IPTU I Wayan Cipta Naya, S.H., M.I.Kom menyampaikan kegiatan penanaman pohon ini bukan hanya tentang menjaga lingkungan, namun juga menjaga warisan leluhur dan keberlangsungan kehidupan generasi mendatang.
“Hutan adat bukan sekadar kumpulan pohon yang kita lihat hari ini, melainkan warisan leluhur, paru-paru desa, sekaligus sumber mata air yang harus dijaga dan dilestarikan bersama,”ungkap Kapolsek Bayan.
Ia juga menambahkan penanaman pohon yang dilakukan saat ini bukan sekadar kegiatan seremonial semata, melainkan bentuk harapan untuk masa depan.
“Hari ini kita menanam pohon bukan hanya ceremony, tetapi menanam harapan 20 sampai 50 tahun ke depan agar anak cucu kita masih dapat merasakan udara yang bersih, air yang jernih, dan alam yang lestari,”tambahnya.
Kapolsek Bayan juga mengimbau seluruh masyarakat agar terus menjaga kelestarian hutan dan tidak melakukan perusakan lingkungan, karena menjaga alam berarti menjaga kehidupan dan masa depan bersama. Dengan semangat gotong royong dan kepedulian bersama, diharapkan kelestarian Hutan Adat Pawang Tenun tetap terjaga sebagai warisan budaya dan sumber kehidupan bagi generasi yang akan datang,”tandasnya.
(Orik / 002)








