LCN – Mataram, – Kapolresta Mataram Polda NTB, Kombes Pol. Hendro Purwoko melempar sinyal tegas ke seluruh jajarannya saat memimpin Apel Pagi di Lapangan Mapolresta Mataram, Senin (24/08/2026).
Dihadapan jajaran Pejabat Utama, Kapolsek, perwira, hingga ASN, orang nomor satu di Polresta Mataram ini memerintahkan percepatan deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui penguatan Pemolisian Masyarakat (Polmas).
Langkah tersebut menegaskan komitmen kepolisian dalam memutus potensi konflik dan tindak kejahatan sebelum benar-benar terjadi dilapangan.
Penguatan Polmas diposisikan sebagai ujung tombak preventif. Seluruh personel diminta tidak sekadar duduk dibalik meja, melainkan turun langsung secara berkesinambungan menyapa warga ditingkat akar rumput.
“Kegiatan Polmas harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh sebagai langkah untuk mencegah berbagai persoalan yang timbul ditengah masyarakat. Dengan bertemu warga secara kontinu, segala permasalahan dapat segera diketahui sehingga kita bisa dengan cepat mencari solusinya,”tegas Kombes Pol. Hendro Purwoko.
Kehadiran intensif polisi ditengah warga dinilai efektif memangkas jarak komunikasi, sekaligus membangun kepercayaan publik (public trust) demi menyerap informasi potensi kerawanan secara cepat dan akurat.
Selain deteksi dini, Polresta Mataram menggencarkan edukasi dan penyuluhan hukum secara masif yang menyasar sekolah-sekolah, kelompok warga, hingga berbagai komunitas lokal.
Langkah ini diambil untuk memastikan masyarakat paham akan aturan hukum terbaru, sehingga potensi pelanggaran akibat ketidakfahaman regulasi dapat ditekan secara signifikan.
Guna memastikan instruksi ini berjalan efektif, Kapolresta menekankan pentingnya pengawasan melekat (waskat) dari para pimpinan fungsi dan Kapolsek jajaran.
Peningkatan kualitas pelayanan publik, akuntabilitas, serta integritas personel menjadi tolok ukur utama evaluasi kinerja jajaran Polresta Mataram ke depan. Kombes Pol. Hendro optimistis sinergi antara profesionalisme internal, Polmas yang aktif, dan edukasi hukum yang masif bakal menjaga kondisi kamtibmas diwilayah hukum Mataram tetap kondusif,”tandasnya.
(Orik / 002)







