Home / Berita TNI / Kakomlekdam IX/Udayana Terima Kunjungan Orari Daerah Bali

Kakomlekdam IX/Udayana Terima Kunjungan Orari Daerah Bali

LCN – Denpasar – Kepala Komlekdam IX/Udayana Kolonel Cke I Gusti Ngurah S., S.E., didampingi Wakakomlekdam Letkol Cke Andik Prabowo menerima kunjungan pengurus Organisasi Amatir Radio Indonesia (Orari) Daerah (ORDA) Bali di Makomlekdam IX/Udayana Kepaon Densel Kota Denpasar, Selasa (29/09/2026).

Pengurus ORDA Bali yang dipimpin oleh I Gusti Ngurah Agung, S.H., bersama rombongan berdiskusi santai dengan Kakomlekdam tentang perkembangan teknologi informasi dan komunikasi radio HT khususnya di wilayah Bali.

Dalam pertemuan tersebut, Kakomlekdam dan Pengurus ORDA Bali memiliki kesamaan visi tentang pemanfaatan komunikasi radio HT dan akan berkolaborasi untuk mendukung tugas Pemerintah Daerah terutama dalam mitigasi dan mengantisipasi bencana alam.

Selain itu, Kakomlekdam IX/Udayana juga akan menginisiasi pembuatan Posko Sekretariat Bersama sebagai tempat simakrama dan silaturahmi para pencinta komunikasi radio HT sekaligus sebagai tempat sharing ilmu pengetahuan di bidang teknologi informasi dan komunikasi.

“Jadi Posko ini nantinya dapat digunakan sebagai tempat untuk bertukar pikiran, informasi, ide ataupun pengetahuan tentang hal-hal yang berkaitan dengan komunikasi radio HT,”terangnya.

Sebagai pembina komunikasi wilayah di jajaran Kodam IX/Udayana, Kakomlekdam juga akan mengajak semua organisasi terkait yang memanfaatkan teknologi komunikasi radio baik Balmon, Orari, Rapi, BPBD dan lainnya untuk membuat saluran komunikasi radio khusus sebagai mitigasi menggunakan satu frekuensi yang telah ditentukan dengan tujuan setiap informasi yang masuk dapat langsung ditindaklanjuti sesuai dengan bidang masing-masing sehingga dapat meminimalisasi kerugian baik personel maupun material.

“Ini membutuhkan pemikiran dan kerja sama kita semua dengan harapan apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dapat disampaikan melalui radio HT sehingga dapat dilakukan penanganan cepat dan lebih efektif,”harapnya.

Menurutnya, semua potensi komunikasi kewilayahan harus saling bersinergi dan terkoneksi untuk memaksimalkan fungsi komunikasi dalam menjawab tantangan tugas Komlekdam ke depan yang semakin kompleks dan dinamis,”tandasnya.

 

(Orik / 002)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *