Home / Daerah / KKP UIN Mataram di Desa Bungtiang Resmi Berakhir, Silaturahmi Tetap Terjaga

KKP UIN Mataram di Desa Bungtiang Resmi Berakhir, Silaturahmi Tetap Terjaga

LCN – Lomboo Timur,  —  NTB, Setelah melalui rangkaian kegiatan pengabdian dan kebersamaan bersama masyarakat, mahasiswa Kuliah Kerja Partisipatif (KKP) UIN Mataram di Desa Bungtiang, Kecamatan Sakra Barat, Kabupaten Lombok Timur, resmi menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan KKP.

Selama melaksanakan pengabdian, mahasiswa KKP UIN Mataram turut berpartisipasi dalam berbagai kegiatan masyarakat, baik di bidang sosial, pendidikan, keagamaan, maupun kegiatan kemasyarakatan lainnya. Berbagai kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mahasiswa untuk memberikan kontribusi sekaligus membangun kebersamaan dengan masyarakat Desa Bungtiang.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa Bungtiang, Lalu Huzaini, menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh mahasiswa KKP UIN Mataram atas kontribusi, kerja sama, serta kebersamaan yang telah diberikan selama berada di Desa Bungtiang.

Lalu Huzaini berharap segala pengalaman dan kebersamaan yang telah terjalin selama pelaksanaan KKP dapat menjadi kenangan berharga bagi para mahasiswa. Ia juga menegaskan bahwa berakhirnya masa KKP bukan berarti berakhirnya hubungan kekeluargaan yang telah terbangun.

“Kami mengucapkan terima kasih atas segala kontribusi dan kebersamaan selama berada di Desa Bungtiang. Meskipun kegiatan KKP telah berakhir, kami berharap silaturahmi yang telah terjalin tidak terputus. Desa Bungtiang akan selalu terbuka dan menerima mahasiswa KKP sebagai bagian dari keluarga,”ungkap Lalu Huzaini, Jumat 21/08/2036.

Berakhirnya KKP menjadi penanda selesainya masa pengabdian, namun meninggalkan berbagai pengalaman, cerita, dan kenangan yang akan terus dikenang. Hubungan yang telah terjalin antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan dapat terus terjaga meskipun kegiatan KKP telah usai.

KKP UIN Mataram Desa Bungtiang 2026, Pengabdian boleh berakhir, tetapi silaturahmi dan persaudaraan akan tetap terjalin,”tandasnya.

 

(Orik / 002)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *